MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Warga Bekasi Belajar Lawan Hoaks dan Deepfake, Kenali Konten AI Sebelum Terlanjur Sebar

Wahyu by Wahyu
Jumat, 3 Juli 2026
in Teknologi
Warga Bekasi Belajar Lawan Hoaks dan Deepfake, Kenali Konten AI Sebelum Terlanjur Sebar
64
VIEWS

Bekasi, Mediaprofesi.id – Maraknya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa tantangan baru bagi masyarakat dalam membedakan informasi asli dan hasil manipulasi digital. Menjawab tantangan tersebut, sebanyak 150 warga RT 02/RW 014 Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, akan mengikuti pelatihan literasi digital bertajuk “Cek Sebelum Cekcok” pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Trimedika Green Park, Jalan Bintara 1B, Kota Bekasi, ini merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang digagas mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina. Pelatihan difokuskan untuk membantu ibu rumah tangga, lansia, dan masyarakat umum mengenali berbagai bentuk konten yang dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi AI.

Program ini lahir dari hasil pemetaan sosial yang dilakukan tim mahasiswa pada pertengahan Juni 2026. Dari hasil pengamatan, warga Bintara diketahui aktif berkomunikasi melalui WhatsApp dan media sosial dalam berbagai komunitas, mulai dari grup RT, grup warga RW hingga grup Prolanis Klinik Trimedika.

Namun di balik tingginya aktivitas digital tersebut, tim menemukan masih rendahnya kebiasaan memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Fenomena ini disebut sebagai “Shareable Syndrome”, yakni kecenderungan menyebarkan informasi secara cepat tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Tidak jarang, perilaku tersebut dipicu keinginan untuk terlihat aktif dan peduli di lingkungan sosial.

Temuan lainnya menunjukkan kawasan Bintara belum pernah menerima pelatihan literasi digital secara khusus, baik dari pemerintah maupun lembaga terkait. Karena itu, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemampuan warga menghadapi tantangan informasi di era AI.

Untuk mengukur efektivitas program, peserta akan mengisi kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Melalui metode ini, tim dapat melihat sejauh mana peningkatan kemampuan warga dalam mengenali deepfake, gambar hasil AI, hingga berbagai konten audio-visual sintetis yang kini semakin sulit dibedakan dari konten asli.

Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar penyusunan program literasi digital lanjutan bagi masyarakat Bintara dan wilayah sekitarnya.

Acara menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi, pemerintah, dan industri digital, yakni Dr. Rini Sudarmanti, S.Sos., M.Si., Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina; Dimas Aditya Nugraha, Ketua Tim Pembinaan Komunikasi Publik Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital RI; serta Reyner Jonathan, Senior Product Marketing Specialist Pintu.co.id.

Tak hanya sesi pemaparan materi, peserta juga akan mendapatkan kesempatan mencoba langsung berbagai aplikasi AI yang dipandu oleh tim mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Paramadina dan Trimedika Green Park sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat literasi digital masyarakat.

Program “Cek Sebelum Cekcok” merupakan bagian dari mata kuliah Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Tahun Akademik 2025/2026 dengan Dr. Tatik Yuniarti, M.I.Kom sebagai dosen pengampu. * (Syam/Wah)

Post Views191 Views
Tags: Deepfakeera AIHoaksKlinik TrimedikaShareable SyndromeWarga Bekasi

Related Posts

Samsung Innovation Campus Asah 6.000 Talenta Muda, Coding Jadi Fondasi Menuju Era AI
Sosialita

Samsung Innovation Campus Asah 6.000 Talenta Muda, Coding Jadi Fondasi Menuju Era AI

by Wahyu
Minggu, 4 Oktober 2026
34
GIFA-METEC Indonesia 2028 Siap Kembali, Industri Logam Didorong Masuk Era AI dan Dekarbonisasi
Ekonomi

GIFA-METEC Indonesia 2028 Siap Kembali, Industri Logam Didorong Masuk Era AI dan Dekarbonisasi

by Pratama
Selasa, 29 September 2026
21

RECOMMENDED

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Gaspol 5 Hari: Konser, Komunitas, Kuliner UMKM hingga Aksi Pelestarian Penyu

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Gaspol 5 Hari: Konser, Komunitas, Kuliner UMKM hingga Aksi Pelestarian Penyu

29 Oktober 2026
6
Chery Q Gempur Pasar Mobil Listrik Makassar, Harga Rp264,9 Juta, Fast Charging Cuma 16,5 Menit

Chery Q Gempur Pasar Mobil Listrik Makassar, Harga Rp264,9 Juta, Fast Charging Cuma 16,5 Menit

29 Oktober 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM