MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Fenomena Shadow AI Mengkhawatirkan, 66% Karyawan Gunakan AI Tanpa Izin Perusahaan

Wahyu by Wahyu
Senin, 22 Juni 2026
in Teknologi
Fenomena Shadow AI Mengkhawatirkan, 66% Karyawan Gunakan AI Tanpa Izin Perusahaan
17
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di sektor jasa keuangan terus melesat. Namun di balik antusiasme tersebut, banyak organisasi ternyata masih menghadapi tantangan besar untuk menerapkan AI dalam skala yang lebih luas dan aman.

Hal itu terungkap dalam laporan tahunan kedelapan Financial Sector Enterprise Cloud Index (ECI) yang dirilis oleh Nutanix. Laporan tersebut menunjukkan bahwa persoalan tata kelola, kesiapan infrastruktur, hingga operasional masih menjadi penghambat utama dalam perjalanan transformasi AI di industri keuangan.

Salah satu temuan paling mencolok adalah meningkatnya fenomena Shadow AI, yakni penggunaan aplikasi atau layanan AI tanpa persetujuan resmi perusahaan. Sebanyak 66% eksekutif TI mengaku menemukan praktik tersebut di organisasinya. Lebih mengkhawatirkan lagi, 86% responden menilai penggunaan AI tanpa pengawasan ini berpotensi menimbulkan risiko bisnis yang serius.

Laporan itu juga mengungkap bahwa hambatan terbesar dalam memperluas penerapan AI bukan lagi masalah teknologi semata. Sebanyak 38% responden menyebut kompleksitas proses bisnis sebagai tantangan utama, disusul faktor organisasi seperti kepemimpinan dan ketersediaan talenta sebesar 34%. Sementara itu, kendala teknis hanya menyumbang 28%.

Di sisi lain, isu kedaulatan data semakin menjadi perhatian. Sebanyak 79% organisasi menyatakan kedaulatan data sebagai prioritas penting. Namun ironisnya, 62% masih menjalankan beban kerja berbasis kontainer di cloud publik. Kondisi ini memunculkan apa yang disebut sebagai sovereignty debt, yakni kesenjangan antara kebutuhan kepatuhan data dan praktik operasional yang berjalan saat ini.

Kontainerisasi pun semakin dipandang sebagai fondasi penting bagi pengembangan AI. Sebanyak 90% responden menyatakan AI mendorong percepatan adopsi teknologi kontainer, sementara 89% memperkirakan tren tersebut akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Meski adopsi AI terus meningkat, banyak perusahaan keuangan masih belum memiliki pondasi teknologi yang memadai. Sebanyak 68% responden mengakui infrastruktur mereka belum sepenuhnya siap untuk menangani beban kerja AI secara on-premises. Karena itu, hampir dua pertiga organisasi atau 64% memilih mengandalkan penyedia layanan pihak ketiga untuk menutup kesenjangan tersebut.

Vice President & General Manager APJ Nutanix, Jay Tuseth, menilai persaingan saat ini tidak lagi ditentukan oleh siapa yang memiliki model AI paling canggih.

“Di kawasan APJ, kompetisi kini bergeser pada kemampuan organisasi untuk meningkatkan skala penerapan AI secara aman dan bertanggung jawab. Dengan meningkatnya tuntutan regulasi serta risiko terkait kedaulatan data dan Shadow AI, perusahaan perlu beralih ke platform berbasis kontainer yang fleksibel dan mampu mengelola beban kerja di lingkungan hybrid,” ujarnya.

Menurut Tuseth, perusahaan yang berhasil bukanlah mereka yang memiliki anggaran komputasi terbesar, melainkan yang mampu menyelaraskan infrastruktur teknologi dengan kebutuhan regulasi dan kedaulatan data di masing-masing negara.

Studi global ini dilakukan oleh Wakefield Research pada November 2025 dan melibatkan 1.600 eksekutif di bidang cloud, TI, serta engineering dari perusahaan dengan lebih dari 500 karyawan. Survei mencakup responden dari berbagai negara, termasuk Australia, Jepang, Singapura, India, Inggris, Amerika Serikat, hingga Arab Saudi.

Temuan tersebut menjadi sinyal bahwa keberhasilan implementasi AI di sektor keuangan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan tata kelola, sumber daya manusia, dan strategi pengelolaan data yang matang. Dengan kata lain, tantangan terbesar AI saat ini bukan lagi soal mengadopsi, melainkan bagaimana menjalankannya secara aman, patuh, dan berkelanjutan. * (Syam/Wah)

Post Views27 Views
Tags: AIFinancial Sector Enterprise Cloud Index (ECI)nutanixPublic CloudShadow AI

Related Posts

Era AI Murah Sudah Berakhir? Tantangan Baru Perusahaan Justru Dimulai Saat Skalanya
Teknologi

Era AI Murah Sudah Berakhir? Tantangan Baru Perusahaan Justru Dimulai Saat Skalanya

by Wahyu
Kamis, 18 Juni 2026
10
ESET Perkuat Keamanan Cloud di Indonesia, Proteksi Makin Cerdas Tanpa Biaya Tambahan
Teknologi

ESET Perkuat Keamanan Cloud di Indonesia, Proteksi Makin Cerdas Tanpa Biaya Tambahan

by Syamhudi
Sabtu, 16 Mei 2026
24

RECOMMENDED

Tak Perlu Terbang ke Amsterdam, Ribuan Karya Seni Dunia Kini Hadir di Samsung TV

Tak Perlu Terbang ke Amsterdam, Ribuan Karya Seni Dunia Kini Hadir di Samsung TV

24 Juni 2026
2
Kolaborasi UT-UGM Makin Erat, Buka Peluang Lebih Besar bagi Generasi Muda Indonesia

Kolaborasi UT-UGM Makin Erat, Buka Peluang Lebih Besar bagi Generasi Muda Indonesia

24 Juni 2026
11

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM