MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Usai Rebound, Apa yang Akan Menentukan Nasib IHSG di Semester II-2026?

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 22 Juli 2026
in Ekonomi
Usai Rebound, Apa yang Akan Menentukan Nasib IHSG di Semester II-2026?
17
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pergerakan pasar saham Indonesia pada semester II-2026 tidak lagi hanya ditopang oleh momentum rebound. Ke depan, arah pasar akan lebih banyak ditentukan oleh kondisi makroekonomi global, valuasi saham yang semakin menarik, serta tetap terjaganya status Indonesia sebagai Emerging Market dalam indeks MSCI.

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan mulai pulihnya minat investor asing terhadap saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi sinyal positif bagi pasar. Namun, setelah fase technical rebound, investor kini akan lebih mencermati fundamental ekonomi, arah kebijakan moneter global, dan kemampuan emiten menjaga pertumbuhan kinerja.

“Perhatian investor kini tidak lagi hanya tertuju pada momentum rebound, tetapi juga pada kekuatan fundamental ekonomi dan prospek kinerja emiten di tengah tantangan makro yang masih berlangsung,” ujar Rully.

Menurutnya, tantangan terbesar pada semester II-2026 masih berasal dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Mirae Asset memperkirakan Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga acuan masing-masing 25 basis poin pada September dan Desember 2026, sehingga kebijakan higher for longer diperkirakan masih berlanjut.

Kondisi tersebut membuat likuiditas dolar AS semakin ketat dan berpotensi menekan nilai tukar rupiah. Di sisi lain, perlambatan ekonomi dan potensi twin deficit juga dinilai membatasi ruang Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Mirae Asset merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8% pada 2026 dan 4,9% pada 2027, lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang masing-masing sebesar 5,0% dan 5,1%. Revisi dilakukan seiring melemahnya permintaan domestik, kondisi eksternal yang belum kondusif, serta kebijakan moneter global yang masih ketat. Sementara itu, inflasi diperkirakan mencapai 4,0% pada 2026 sebelum kembali ke kisaran target Bank Indonesia sebesar 1,5%-3,5% pada 2027.

Meski demikian, Rully menilai peluang investasi tetap terbuka. Stabilitas nilai tukar rupiah, musim laporan keuangan emiten kuartal II, serta kepastian arah kebijakan diperkirakan dapat menopang pemulihan pasar secara bertahap.

Mirae Asset tetap menjadikan BBCA sebagai pilihan utama di sektor perbankan. Selain itu, perusahaan sekuritas tersebut juga merekomendasikan BRIS, ADRO, TLKM, EXCL, JPFA, CMRY, dan INKP sebagai saham dengan fundamental kuat dan prospek menarik.

Sementara itu, Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Wilbert Arifin, mengatakan keputusan MSCI mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market menjadi katalis positif yang mengurangi ketidakpastian di pasar.

Meski bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets turun menjadi sekitar 0,4% pada Juni 2026 dari 1,2% pada akhir 2025 akibat berkurangnya kepemilikan asing, status tersebut berhasil menghindarkan pasar dari potensi arus keluar dana hingga sekitar Rp80 triliun yang sempat dikhawatirkan jika Indonesia direklasifikasi menjadi Frontier Market.

Wilbert menambahkan, valuasi pasar saham Indonesia kini berada di level terendah dalam satu dekade. Dengan peluang dibukanya kembali (unfreeze) proses inklusi indeks MSCI di masa mendatang, aliran dana asing masih berpotensi kembali masuk ke pasar domestik.

“Pada akhirnya, kemampuan Indonesia menjaga stabilitas makroekonomi, meningkatkan daya saing pasar modal, serta mendorong pertumbuhan laba emiten akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar saham pada semester kedua 2026,” tutup Wilbert. * (Syam)

Post Views174 Views
Tags: BIIHSGMirae AssetMSCIPasar ModalPasar SahamReboundSekuritasSuku Bunga

Related Posts

Rupiah Tembus Rp18.100, IHSG Kembali Tertekan, Mirae Asset Waspadai Likuiditas dan Margin Bank
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp18.100, IHSG Kembali Tertekan, Mirae Asset Waspadai Likuiditas dan Margin Bank

by Pratama
Rabu, 28 Oktober 2026
10
Rupiah Ambruk, Asing Lepas Saham Lebih dari Rp2 Triliun, Pemulihan IHSG Kian Terancam
Ekonomi

Rupiah Ambruk, Asing Lepas Saham Lebih dari Rp2 Triliun, Pemulihan IHSG Kian Terancam

by Wahyu
Selasa, 27 Oktober 2026
12

RECOMMENDED

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

30 Oktober 2026
5
Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

30 Oktober 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM