Tangerang, Mediaprofesi.id – Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi berakhir pada Minggu (9/8/2026). Memasuki penyelenggaraan ke-33, pameran yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) di ICE BSD City, Tangerang, ini kembali menjadi magnet bagi pecinta otomotif Tanah Air.
Selama 11 hari, GIIAS 2026 berhasil menarik 496.378 pengunjung, dengan rata-rata waktu kunjungan mencapai sekitar lima jam. Tak hanya melihat kendaraan terbaru, pengunjung juga memanfaatkan berbagai program interaktif, termasuk fasilitas test drive yang mencatat lebih dari 26.000 trip, atau meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
GIIAS 2026 dibuka pada 30 Juli oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita. Pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional. Sepanjang pameran, GIIAS juga mendapat kunjungan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polkam Djamari Chaniago, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menilai tingginya antusiasme publik dan dukungan pemerintah menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif nasional.
“GAIKINDO memberikan apresiasi kepada pemerintah RI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan GIIAS 2026. Kehadiran dan dukungan langsung dari jajaran pemerintah menjadi sinyal positif yang sangat berharga bagi kepastian iklim usaha dan perkembangan industri otomotif nasional,” ujar Putu.
Menurutnya, momentum GIIAS juga menjadi kesempatan bagi GAIKINDO untuk menyampaikan berbagai isu strategis industri kepada pemerintah sekaligus memperoleh arahan guna menjaga keberlanjutan dan daya saing industri otomotif nasional.

Makin Besar, Makin Lengkap
GIIAS 2026 hadir dengan skala yang lebih besar. Pameran ini diikuti lebih dari 65 merek otomotif dunia, terdiri atas 43 merek mobil penumpang, tujuh merek kendaraan niaga, 13 merek sepeda motor, serta lima perusahaan karoseri.
Selain itu, lebih dari 150 merek industri pendukung turut meramaikan pameran dengan membawa beragam produk dan teknologi terbaru.
Kehadiran semakin banyak merek dan peluncuran 37 kendaraan baru menjadi salah satu faktor yang membuat pengunjung menghabiskan waktu lebih lama di area pameran.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty mengatakan, peningkatan durasi kunjungan menjadi salah satu catatan menarik GIIAS tahun ini.
“Pilihan merek yang semakin banyak dan lengkap, serta 37 kendaraan baru yang diluncurkan pada GIIAS kali ini, mendorong pengunjung menghabiskan waktu lebih lama,” kata Anton.
Meski menghadirkan banyak aktivitas, aspek kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi perhatian utama penyelenggara.
Tingginya aktivitas test drive juga menunjukkan besarnya ketertarikan pengunjung terhadap kendaraan terbaru yang dipamerkan. Lebih dari 26.000 trip tercatat selama pameran berlangsung, sementara berbagai aktivitas interaktif di booth peserta turut memperkaya pengalaman pengunjung.
GAIKINDO optimistis pencapaian tersebut memberikan dampak positif bagi para peserta sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.
GIIAS Lanjut ke Empat Kota
Usai Tangerang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke sejumlah kota besar di Indonesia.
GIIAS Surabaya menjadi kota berikutnya dan akan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex. Setelah itu, GIIAS Bandung digelar 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom.
Rangkaian berlanjut ke GIIAS Semarang pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, sebelum ditutup melalui GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Tak berhenti di 2026, GAIKINDO juga memperluas jangkauan pameran dengan menghadirkan kota baru. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur.
Dengan capaian hampir setengah juta pengunjung di ICE BSD, GIIAS 2026 menegaskan kembali posisinya bukan sekadar ajang memamerkan kendaraan baru, tetapi juga menjadi salah satu etalase penting perkembangan teknologi dan industri otomotif Indonesia. * (Syam/Pra)





