MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 23 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 23 Agustus 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Investasi AI Melesat, Metrodata Dorong Perusahaan Kejar Dampak Nyata

Wahyu by Wahyu
Minggu, 23 Agustus 2026
in Teknologi
Investasi AI Melesat, Metrodata Dorong Perusahaan Kejar Dampak Nyata
9
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Perusahaan di Indonesia semakin agresif berinvestasi pada kecerdasan buatan (AI). Namun, pertanyaan yang kini muncul bukan lagi seberapa cepat AI diadopsi, melainkan seberapa besar teknologi tersebut mampu menghasilkan nilai nyata bagi bisnis.

Pesan inilah yang menjadi sorotan Metrodata Solution Day (MSD) 2026, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-21. Digelar PT Metrodata Electronics Tbk dengan tema Winning with AI: Build, Run, and Scale for Measurable Impact, forum ini menempatkan AI bukan sekadar sebagai teknologi baru, tetapi sebagai alat untuk menciptakan dampak bisnis dan operasional yang terukur.

Gambaran tantangan tersebut terlihat dalam IDC Info Snapshot From AI Spending to AI Value Creation, yang disusun bersama Metrodata. Laporan itu mencatat, 56,7 persen organisasi di Indonesia berencana meningkatkan anggaran GenAI lebih dari 50 persen. Angka tersebut hampir dua kali lipat rata-rata Asia/Pacific yang mencapai 29,8 persen.

Namun, investasi besar belum otomatis menunjukkan kematangan implementasi. Tingkat kematangan AI organisasi di Indonesia baru mencapai 2,03 dari skala 5, masih di bawah rata-rata Asia/Pacific dan global.

Kesenjangan inilah yang menjadi perhatian Metrodata. Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja, menilai ukuran keberhasilan AI kini harus bergeser dari kecepatan adopsi menuju dampak yang dihasilkan.

“Yang menentukan sekarang adalah nilai yang dihasilkan, bukan seberapa cepat teknologi itu dipakai,” ujar Susanto.

Melalui konsep Build, Run, and Scale, Metrodata mendorong perusahaan melihat penerapan AI secara lebih menyeluruh. Build menekankan kesiapan data, arsitektur, dan pemilihan use case yang sesuai kebutuhan bisnis. Run berfokus pada tata kelola, keamanan, operasional, serta pengukuran. Sementara Scale mendorong perluasan AI ke berbagai fungsi agar manfaatnya semakin besar.

Pesan tersebut sejalan dengan pandangan sejumlah mitra teknologi global Metrodata. Microsoft menilai tantangan berikutnya adalah menjembatani fase eksperimen AI dengan penciptaan nilai bisnis yang terukur. Google Cloud mendorong perusahaan mengintegrasikan agen AI ke dalam operasional sehari-hari, bukan berhenti pada proyek percontohan.

Sementara itu, Cloudera menyoroti pentingnya pengelolaan data dan tata kelola, terutama ketika data perusahaan tersebar di berbagai lingkungan. Anaplan melihat AI semakin penting dalam proses perencanaan bisnis, sedangkan Red Hat menekankan kebutuhan akan fondasi hybrid cloud yang terbuka, fleksibel, dan aman.

Dari sisi keamanan, Palo Alto Networks mengingatkan bahwa perkembangan AI juga mempercepat ancaman siber. Karena itu, perlindungan terhadap AI dan sistem yang menggunakannya perlu dilakukan secara terpadu dan mampu merespons ancaman secara real-time.

Metrodata Solution Day 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 30 mitra teknologi global melalui keynote, executive discussion, dan berbagai track session. Pembahasannya mencakup AI, cloud, cybersecurity, data analytics, modern infrastructure, hingga enterprise applications.

Pada akhirnya, forum ini membawa satu pesan yang semakin relevan bagi dunia usaha: AI tidak lagi cukup hanya digunakan. AI harus mampu bekerja, berkembang, dan menghasilkan nilai yang dapat diukur. * (Syam/Wah)

Post Views15 Views
Tags: AICloudcybersecurityData AnalyticsHybrid CloudMetrodata Solution Day 2026modern infrastructureRed Hat

Related Posts

AI Makin Masif, Kenapa Perusahaan Mulai Bongkar Arsitektur Data?
Teknologi

AI Makin Masif, Kenapa Perusahaan Mulai Bongkar Arsitektur Data?

by Pratama
Jumat, 14 Agustus 2026
31
AI Makin Pintar, Ancaman Siber Ikut Mengintai: Ini Celah Barunya
Teknologi

AI Makin Pintar, Ancaman Siber Ikut Mengintai: Ini Celah Barunya

by Wahyu
Senin, 10 Agustus 2026
41

RECOMMENDED

The all-new Seltos, SUV Kia yang Menggabungkan Gaya, Ruang, dan Teknologi

The all-new Seltos, SUV Kia yang Menggabungkan Gaya, Ruang, dan Teknologi

23 Agustus 2026
7
Investasi AI Melesat, Metrodata Dorong Perusahaan Kejar Dampak Nyata

Investasi AI Melesat, Metrodata Dorong Perusahaan Kejar Dampak Nyata

23 Agustus 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    593 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    354 shares
    Share 142 Tweet 89
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM