Jakarta, Mediaprofesi.id – PT United Tractors Tbk (UT) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja. Tak hanya mengandalkan prosedur pencegahan insiden, UT kini terus mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang lebih prediktif, berbasis data, serta memanfaatkan teknologi untuk mengantisipasi risiko sejak dini.
Komitmen tersebut berbuah tiga penghargaan dalam Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang digelar di Prama Sanur Beach Hotel, Bali.
Dua penghargaan diraih UT dalam kategori Corporate Excellence Awards, yakni Best Safety Culture and Human Performance Award serta Best Safety Governance and Risk Management Award.
Sementara itu, Environment, Health, and Safety Department Head UT, Erika Pratiwi Darmanto, turut meraih penghargaan The Best Safety Leadership on OSH Culture dalam kategori Leadership Excellence Awards.
Erika mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan bagi UT untuk terus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.

“Bagi UT, keselamatan bukan hanya tentang sistem dan prosedur, tetapi bagaimana setiap karyawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman,” ujar Erika.
Menurutnya, UT juga terus mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk membantu mengidentifikasi sekaligus mengendalikan potensi risiko sebelum berkembang menjadi insiden.
ISEA 2026 merupakan ajang apresiasi tingkat nasional bagi perusahaan dan organisasi yang dinilai memiliki keunggulan dalam transformasi keselamatan melalui inovasi, teknologi, dan pendekatan berbasis data.
Tahun ini, ISEA 2026 digelar bersamaan dengan OSH Asia’s Summit 2026 dengan mengusung tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”.
Untuk meraih penghargaan tersebut, UT harus melalui sejumlah tahapan penilaian, mulai dari administrasi, presentasi daring, evaluasi hingga wawancara dengan dewan juri.
Penilaian mencakup enam aspek utama, yaitu sistem keselamatan prediktif, implementasi keselamatan digital, keberlanjutan, budaya keselamatan, kinerja keselamatan berbasis key performance indicator (KPI), serta tata kelola dan sistem keselamatan.
Bagi UT, capaian ini menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam membangun sistem keselamatan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga mampu mengantisipasi berbagai risiko di masa depan.
Lebih dari sekadar penghargaan, tiga penghargaan tersebut memperkuat komitmen UT untuk menghadirkan lingkungan kerja yang aman, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh karyawan dalam menciptakan budaya keselamatan. * (Syam)





