Jakarta, Mediaprofesi.id – Desain ikonik bukan sekadar soal bentuk yang mudah dikenali. Sebuah desain menjadi ikon ketika mampu melintasi zaman, membawa kenangan, sekaligus terus menciptakan cerita baru. Volkswagen Kombi adalah salah satu contohnya.
Selama puluhan tahun, siluet Volkswagen Bus identik dengan perjalanan, kebebasan, dan kebersamaan lintas generasi. Kini, karakter tersebut diteruskan melalui Volkswagen ID. Buzz, kendaraan listrik yang membawa DNA Kombi ke gaya hidup modern.
Proporsi khas Volkswagen Bus, area kaca yang luas, overhang pendek, hingga permainan warna berani tetap terasa pada ID. Buzz. Bedanya, seluruh elemen tersebut dikemas dalam desain modern dan aerodinamis. Tak heran jika pendekatan ini turut mengantarkan ID. Buzz meraih gelar 2025 World Car Design of the Year.
Satu Ikon, Beragam Karakter
Karakter ID. Buzz bisa tampil berbeda lewat pilihan warna. Dalam ID. Buzz ICON Collection, Monosilver menawarkan nuansa clean dan modern, sedangkan Lime Yellow tampil lebih cerah dan playful. Sementara Medium Blue – Candy White menghadirkan kembali permainan two-tone yang menjadi ciri khas Volkswagen Bus klasik.
Namun, pesona ID. Buzz bukan hanya soal tampilan. Motor listriknya menghasilkan tenaga 210 kW dengan torsi maksimum 560 Nm, didukung baterai berkapasitas 91 kWh. Kabin enam penumpang pun dirancang lapang, nyaman, sekaligus senyap.
Menemani Mobilitas dari Pagi hingga Malam

Bagi pengguna dengan aktivitas yang padat, perjalanan tidak selalu harus keluar kota. Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), misalnya, menawarkan banyak destinasi dalam satu hari—mulai brunch, menikmati waterfront di Aloha PIK 2, coffee stop di Land’s End, hingga bermain padel di Nord Social Club PIK.
Di tengah mobilitas seperti itu, fleksibilitas menjadi salah satu kekuatan ID. Buzz. BOZZ White Signature Interior dengan Premium BOZZ Seat, pengaturan elektrik, dan Pneumatic Massage System membuat perjalanan lebih rileks. Sementara Electrochromic Panoramic Smart Glass Roof menghadirkan suasana kabin yang terasa lebih terbuka.
Harman Kardon Premium Sound System, Powered Sliding Window di baris kedua, USB-C ports, serta wireless charging juga membuat berbagai aktivitas terasa lebih praktis. Ruang kabin dari baris pertama hingga ketiga memberikan keleluasaan saat kebutuhan berubah sepanjang hari.
Untuk membawa perlengkapan, kapasitas bagasi mencapai 2.469 liter saat ruang belakang dimaksimalkan. Fitur Easy Open pada pintu geser kanan-kiri dan sensor-controlled electric tailgate turut memudahkan akses ketika tangan sedang penuh.
Semangat mobilitas aktif tersebut turut diwujudkan Volkswagen Indonesia melalui kegiatan bersama rekan-rekan Independent Woman dari Otoladies, komunitas jurnalis otomotif perempuan Indonesia. Dalam momentum bulan Kemerdekaan RI, mereka diajak menikmati sesi padel di Nord Social Club, PIK—sebuah aktivitas yang merepresentasikan perempuan masa kini yang aktif, mandiri, dan tetap terhubung dengan komunitas.
Warisan yang Terus Berevolusi
Warisan Volkswagen Bus bukan hanya tentang desain. Kisah Azul, Volkswagen Type 2 yang tetap berdiri di tengah kawasan terdampak kebakaran di Los Angeles, California, pada 2025, menjadi salah satu pengingat akan karakter konstruksi dan German craftsmanship yang melekat pada Volkswagen.
Nilai tersebut kini diteruskan pada ID. Buzz. Beragam sistem bantuan berkendara, seperti Adaptive Cruise Control, Front Assist dengan Pedestrian and Cyclist Monitoring, Side Assist, Rear Traffic Alert, exit warning system, hingga Area View 360°, berpadu dengan rangkaian airbag. Keselamatannya juga telah mendapat pengakuan melalui peringkat lima bintang Euro NCAP.
ID Buzz akhirnya membuktikan bahwa warisan sebuah ikon tidak harus berhenti pada masa lalu. Dari Kombi hingga kendaraan listrik, identitas Volkswagen terus berevolusi mengikuti cara orang hidup dan bepergian.
Zaman berubah, teknologi berkembang. Namun satu hal tetap sama: karakter Volkswagen yang mudah dikenali dan selalu siap menjadi bagian dari perjalanan berikutnya. * (Syam/Wah)





