Jakarta, Mediaprofesi.id – Snowflake (NYSE: SNOW), perusahaan AI Data Cloud, mengumumkan kehadiran Big Data Telco Insight dari Telkomsel Enterprise di Snowflake Marketplace.
Kolaborasi ini memungkinkan organisasi mengakses dan menganalisis wawasan telekomunikasi yang telah diagregasi dan dianonimkan secara aman, kemudian menggabungkannya dengan data bisnis mereka sendiri. Hasilnya, perusahaan diharapkan dapat membaca peluang pasar dan mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat.
Telkomsel Big Data Telco Insight mengolah sinyal jaringan dalam skala besar menjadi informasi mengenai populasi secara agregat. Dengan cakupan nasional, solusi ini menyajikan wawasan tingkat wilayah terkait pola mobilitas, komposisi demografis, keterlibatan digital, hingga tren pasar.
Data tersebut dapat membantu organisasi memahami perubahan yang terjadi di suatu wilayah tanpa mengungkap informasi individu maupun data yang dapat mengidentifikasi pelanggan tertentu.
Melalui Snowflake Marketplace, pelanggan dapat langsung mengakses Big Data Telco Insight di lingkungan data yang sudah mereka gunakan. Dengan demikian, proses pencarian, pemindahan, dan integrasi data eksternal dapat dilakukan dengan lebih sederhana dan efisien.
Informasi tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pelaporan, analitik lanjutan, hingga pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Solusi ini ditujukan bagi berbagai sektor, seperti ritel, properti, jasa keuangan, barang konsumsi, pariwisata, hingga sektor publik. Dengan menggabungkan data internal dan konteks yang lebih luas dari jaringan telekomunikasi, organisasi dapat menilai potensi permintaan pasar, merencanakan investasi infrastruktur, serta mengidentifikasi peluang ekspansi.
Telkomsel menegaskan seluruh wawasan yang tersedia telah dianonimkan dan diagregasi sesuai kerangka tata kelola data serta peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.
“Skala dan keragaman Indonesia membutuhkan informasi yang benar-benar mencerminkan perubahan masyarakat, bisnis, dan pasar di seluruh negeri,” ujar Jockie Heruseon, Vice President of Data Solutions and Digital Financial Services, Telkomsel Enterprise.
Menurutnya, sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel memiliki posisi strategis untuk memanfaatkan jangkauan jaringannya dalam menghadirkan wawasan yang tepercaya dengan tetap menjaga privasi.
“Kolaborasi kami dengan Snowflake memperluas peran Telkomsel Enterprise, tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga membantu bisnis menggunakan wawasan ini bersama data mereka sendiri untuk memahami pasar dengan lebih baik,” katanya.
Salah satu contohnya, di sektor jasa keuangan, institusi dapat memanfaatkan wawasan tingkat kota untuk menilai lanskap perbankan digital melalui pola penggunaan aplikasi perbankan.
Sementara itu, Director of Partnerships & Alliances ASEAN Snowflake, Angela Koh, mengatakan data internal organisasi sering kali belum cukup untuk memberikan gambaran utuh, terutama di pasar sebesar dan seberagam Indonesia.
“Dengan menyediakan Big Data Telco Insight melalui Snowflake Marketplace, Telkomsel Enterprise memberikan cara yang lebih sederhana bagi organisasi untuk mengakses wawasan telekomunikasi di dalam lingkungan Snowflake yang sudah mereka gunakan,” ujar Angela.
Menurutnya, penggabungan wawasan tersebut dengan data internal dapat membantu bisnis memahami dinamika pasar secara lebih menyeluruh, mengembangkan penggunaan AI berbasis data, dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri. * (Syam/Wah)




