Jakarta, Mediaprofesi.id – Mobil listrik kini bukan lagi sekadar alternatif kendaraan masa depan. Kehadirannya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, seiring pilihan model yang kian beragam dan ekosistem pendukung yang terus berkembang.
Pertumbuhan pasar pun menunjukkan tren positif. Penjualan battery electric vehicle (BEV) mencapai 33.146 unit pada kuartal pertama 2026 atau melonjak 96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pangsa pasar BEV kini sekitar 15,6%, sementara jumlah model yang tersedia meningkat menjadi 74 model pada Maret 2026, dibandingkan hanya 11 model pada 2021 berdasarkan data GAIKINDO.
Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat, ekspektasi konsumen terhadap mobil listrik juga ikut berubah. Pengguna tak hanya mencari kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menginginkan jarak tempuh lebih jauh, pengisian daya cepat, keamanan baterai, serta kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, LEPAS E4 EV hadir dengan kombinasi jarak tempuh, kemampuan fast charging, performa, hingga dukungan purnajual untuk memberikan pengalaman berkendara listrik yang minim kompromi.
“Setiap konsumen memiliki kebutuhan mobilitas yang berbeda, sehingga kami melihat pentingnya menghadirkan kendaraan listrik yang dapat memberikan pengalaman berkendara tanpa banyak kompromi. Melalui LEPAS E4 EV, kami ingin memberikan pilihan mobilitas listrik yang tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan kemudahan untuk digunakan dalam keseharian,” ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Jarak 600 Km, Charging 20 Menit

LEPAS E4 EV dibekali baterai berkapasitas 67 kWh dengan jarak tempuh hingga 600 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Kemampuan itu semakin menarik karena didukung DC Fast Charging hingga 130 kW. Baterai dapat terisi dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 20 menit.
Kombinasi jarak tempuh dan pengisian daya cepat menjadi semakin relevan di tengah kekhawatiran konsumen terhadap ketersediaan energi saat bepergian. Studi PwC eReadiness 2025 juga menunjukkan konsumen semakin menaruh perhatian pada keseimbangan antara jarak tempuh dan waktu pengisian daya.
Bukan Sekadar Jauh, tapi Juga Siap Melaju
Kondisi jalan dan cuaca yang beragam membuat perlindungan baterai menjadi faktor penting bagi pengguna EV di Indonesia. LEPAS E4 EV dilengkapi perlindungan baterai berstandar IP68/IPX9K serta kemampuan melintasi genangan dengan wading depth hingga 525 mm. Pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi jalan dan menyesuaikan kecepatan saat melewati genangan.
Dari sisi performa, LEPAS E4 EV menghasilkan tenaga hingga 160 kW dan mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam sekitar 7,2 detik.
Mobil ini juga menggunakan 12-in-1 Integrated Electric Motor System dengan efisiensi hingga 90,8%. Sementara LEX Platform diklaim menghadirkan karakter berkendara yang lebih stabil, lapang, senyap, dan hemat energi.
Garansi Panjang, Harga Rp349 Juta
Pengalaman kepemilikan menjadi bagian lain yang ditawarkan LEPAS. Melalui LEPAS CARE, E4 EV mendapatkan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, serta Road Assistance selama tiga tahun hingga 50 km, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dengan harga Rp349 juta OTR Jakarta, LEPAS E4 EV mencoba menawarkan paket lengkap bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Ketika range anxiety masih menjadi salah satu pertimbangan utama calon pengguna EV, LEPAS E4 EV membawa pendekatan berbeda: memberikan rasa percaya diri untuk bepergian lebih jauh dengan waktu pengisian daya yang lebih singkat.
Lewat jarak tempuh hingga 600 km, pengisian daya 30–80% sekitar 20 menit, perlindungan baterai, performa, serta dukungan kepemilikan, LEPAS E4 EV ingin membawa pengguna dari range anxiety menuju range confidence. * (Syam/Wah)





