MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Chery J6T CSH Bisa Tembus 1.000 Km, Apa Bedanya dengan Hybrid Biasa?

Pratama by Pratama
Selasa, 8 September 2026
in Ekonomi
Chery J6T CSH Bisa Tembus 1.000 Km, Apa Bedanya dengan Hybrid Biasa?
21
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Kehadiran Chery J6T CSH menjadi daya tarik baru dalam lini Chery Super Hybrid (CSH) di Indonesia. Diperkenalkan pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, SUV ini menawarkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik, namun dengan fleksibilitas perjalanan hingga lebih dari 1.000 kilometer.

Kemampuan tersebut datang dari teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV), salah satu pendekatan elektrifikasi terbaru dalam keluarga Chery Super Hybrid, selain HEV dan PHEV.

Meski sama-sama memadukan mesin bensin, baterai, dan motor listrik, ketiga teknologi tersebut memiliki cara kerja dan karakter penggunaan yang berbeda.

“Elektrifikasi tidak hadir hanya dalam satu bentuk teknologi. Melalui Chery Super Hybrid, kami menghadirkan pilihan HEV, PHEV, dan REEV dengan keunggulannya masing-masing. Kehadiran J6T CSH memperluas pilihan tersebut melalui pengalaman berkendara berbasis motor listrik dengan fleksibilitas untuk perjalanan lebih jauh,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Satu Payung, Tiga Teknologi

Chery Super Hybrid menjadi payung teknologi elektrifikasi yang mencakup HEV, PHEV, dan REEV.

HEV atau Hybrid Electric Vehicle mengandalkan kerja mesin bensin dan motor listrik secara bergantian maupun bersamaan. Baterainya terisi otomatis melalui sistem regeneratif dan mesin, sehingga pengguna tidak perlu melakukan pengisian daya dari sumber listrik eksternal.

Sementara PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle menggunakan baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Teknologi ini memungkinkan kendaraan melaju menggunakan tenaga listrik murni sebelum mesin bensin mengambil alih untuk memperpanjang jarak perjalanan.

Berbeda dengan keduanya, REEV menjadikan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda. Mesin bensin tidak terhubung langsung ke roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan energi listrik tambahan.

Begini Cara Kerja REEV di J6T CSH

Pada J6T CSH, motor listrik bekerja secara eksklusif untuk menggerakkan roda sehingga memberikan sensasi berkendara pure electric yang responsif dan senyap.

Ketika daya baterai mencapai batas tertentu, mesin bensin akan otomatis aktif untuk menggerakkan generator dan memasok energi listrik. Dengan cara ini, pengemudi tetap mendapatkan karakter berkendara mobil listrik tanpa terlalu khawatir kehabisan daya saat menempuh perjalanan jauh.

Lantas, apa saja keunggulan teknologi REEV pada Chery J6T CSH?

  1. Mobilitas Harian dengan Tenaga Listrik

J6T CSH mampu menempuh hingga 190 kilometer berdasarkan standar NEDC menggunakan tenaga listrik murni. Mesin bensin dan generator baru berperan sebagai sumber energi tambahan ketika dibutuhkan.

  1. Jarak Jelajah Lebih dari 1.000 Km

Untuk perjalanan lebih jauh, J6T CSH menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 kilometer. Kemampuan ini memberi fleksibilitas untuk mobilitas harian hingga perjalanan lintas daerah, termasuk ke wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas.

  1. Tenaga 428 PS dan Torsi 505 Nm

J6T CSH mengusung three-motor architecture yang menggabungkan dua motor listrik pada sistem intelligent All-Wheel Drive (iWD) dan satu motor-generator yang terhubung dengan mesin 1.5L Turbo.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 428 PS dan torsi 505 Nm, dengan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam dalam 5,5 detik.

  1. Bisa Bermanuver dengan Fitur Tank Turn

SUV ini juga dibekali fitur Tank Turn atau Turn Pro Function, yang memungkinkan kendaraan berputar dengan radius sangat minim. Fitur tersebut mendukung manuver di area sempit maupun saat melintasi medan off-road.

  1. Dibekali 8+1 Mode Berkendara

J6T CSH menyediakan 8+1 mode berkendara untuk menyesuaikan performa kendaraan dengan beragam kondisi lintasan. Sistem iWD membantu mengatur distribusi tenaga secara presisi, sementara H-arm aluminium suspension dirancang untuk mendukung stabilitas dan kenyamanan di berbagai medan.

Hadirnya J6T CSH semakin melengkapi pilihan teknologi dalam keluarga Chery Super Hybrid. Jika HEV menawarkan efisiensi tanpa perlu pengisian daya eksternal dan PHEV menggabungkan fleksibilitas tenaga listrik serta mesin bensin, REEV membawa pengalaman berkendara elektrik ke level berbeda.

Dengan motor listrik sebagai penggerak utama, jarak jelajah lebih dari 1.000 kilometer, serta performa hingga 428 PS, Chery J6T CSH membidik konsumen yang menginginkan sensasi EV untuk penggunaan sehari-hari tanpa kehilangan kebebasan untuk melakukan perjalanan jauh dan bertualang. * (Syam/Pra)

Post Views46 Views
Tags: CheryChery J6T CSHChery Super Hybrid (CSH)GIIAS 2026HEVPHEVREEV

Related Posts

Chery Bawa 4 Jagoan Elektrifikasi ke Bandung, Chery Q Jadi Penantang Baru di Rp255 Jutaan
Ekonomi

Chery Bawa 4 Jagoan Elektrifikasi ke Bandung, Chery Q Jadi Penantang Baru di Rp255 Jutaan

by Wahyu
Kamis, 10 September 2026
14
Bukan Sekadar Lihat Mobil Baru, Pengunjung GIIAS Bandung Bisa Langsung Jajal 42 Kendaraan
Ekonomi

Bukan Sekadar Lihat Mobil Baru, Pengunjung GIIAS Bandung Bisa Langsung Jajal 42 Kendaraan

by Wahyu
Minggu, 6 September 2026
11

RECOMMENDED

Bahlil hingga Bos Korporasi Kumpul di InTechSEA 2026, Ada Apa di Balik Panggung Inovasi Unhas?

Bahlil hingga Bos Korporasi Kumpul di InTechSEA 2026, Ada Apa di Balik Panggung Inovasi Unhas?

12 September 2026
37
Data Tak Perlu Keluar Perusahaan, Cloudera dan Mistral Bawa AI Sovereign ke Enterprise

Data Tak Perlu Keluar Perusahaan, Cloudera dan Mistral Bawa AI Sovereign ke Enterprise

12 September 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    598 shares
    Share 239 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM