MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 11 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 11 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pertamina Gebrak Ketergantungan BBM Impor! B50 Bidik Rp170 Triliun, Sawit Jadi Senjata Utama

Wahyu by Wahyu
Minggu, 11 Oktober 2026
in Ekonomi
Pertamina Gebrak Ketergantungan BBM Impor! B50 Bidik Rp170 Triliun, Sawit Jadi Senjata Utama
6
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Ketergantungan Indonesia terhadap BBM impor kini mendapat tantangan serius. PT Pertamina (Persero) menggeber diversifikasi energi dengan mengandalkan biodiesel B50 berbasis sawit, yang diproyeksikan mampu menekan kebutuhan impor solar hingga 18 juta kiloliter dan menghemat devisa Rp170 triliun pada 2026. Tak berhenti di situ, Pertamina juga membidik sawit, tetes tebu, hingga minyak jelantah sebagai amunisi baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Langkah ini membawa potensi ekonomi besar. Implementasi B50 diproyeksikan mampu mengurangi kebutuhan impor solar sekitar 18 juta kiloliter, menghemat devisa hingga Rp170 triliun pada 2026, serta menekan emisi hingga sekitar 44 juta ton CO2e.

Senior Vice President Business Development PT Pertamina (Persero), Ary Kurniawan, mengatakan diversifikasi energi menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki beragam sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Untuk menjaga ketahanan energi, kita perlu melakukan diversifikasi. Indonesia bukan hanya memiliki sumber daya minyak dan gas, tetapi juga memiliki sumber daya perkebunan seperti sawit yang dapat diolah menjadi energi,” kata Ary dalam Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu (7/10).

B50 menjadi salah satu andalan dalam strategi tersebut. Program biodiesel berbasis sawit ini merupakan kelanjutan pengembangan bahan bakar nabati di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk mengurangi ketergantungan terhadap solar impor.

Dampaknya tak hanya menyentuh sektor energi. Program B50 juga diproyeksikan menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja dan meningkatkan nilai tambah crude palm oil (CPO) hingga Rp20,9 triliun.

Tak Berhenti di Biodiesel

Pertamina juga membidik sumber energi alternatif lain. Perusahaan mengembangkan biogasoline berbasis sawit yang akan diuji di dua kilang, serta bioetanol berbahan baku molase atau tetes tebu.

Diversifikasi ini diarahkan untuk memperluas pemanfaatan komoditas domestik sebagai bahan baku energi. Dengan demikian, potensi perkebunan dalam negeri tidak hanya menghasilkan produk pangan dan industri, tetapi juga dapat mendukung pasokan energi.

“Ini bagian dari bagaimana kita melakukan diversifikasi sumber energi yang kita miliki,” ujar Ary.

Langkah berikutnya menyasar sektor penerbangan. Pertamina mengembangkan sustainable aviation fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan dengan memanfaatkan used cooking oil (UCO), yakni minyak jelantah.

Pengembangan SAF membuka peluang mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi bahan baku energi bernilai tambah. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan transportasi dan menekan emisi.

Bagi Pertamina, tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui dukungan kebijakan dan regulasi pemerintah, termasuk mandat pemanfaatan bahan bakar nabati.

“Dengan sumber daya yang kita punya, sebenarnya banyak sekali yang bisa dikembangkan menjadi energi. Tantangannya adalah bagaimana kita mengoptimalkan sumber daya tersebut sehingga dapat mendukung ketahanan energi nasional,” kata Ary. * (Syam/Wah)

Post Views12 Views
Tags: biodiesel B50impor bbmPertaminasawit

Related Posts

Tak Sekadar Menunggu Petir, Teknologi Lokal Ini Justru “Menjemput” Sambaran Lebih Cepat
Ekonomi

Tak Sekadar Menunggu Petir, Teknologi Lokal Ini Justru “Menjemput” Sambaran Lebih Cepat

by Syamhudi
Rabu, 2 September 2026
69
Pertamina Gerak Cepat Bantu Korban Gempa M7,7 Flores, Pasokan Energi Dipastikan Aman
Sosialita

Pertamina Gerak Cepat Bantu Korban Gempa M7,7 Flores, Pasokan Energi Dipastikan Aman

by Pratama
Senin, 17 Agustus 2026
58

RECOMMENDED

Volkswagen ID. Buzz Disulap Jadi Kanvas Raksasa! Grafis Diecast MINI GT x Mizu Diecast Naik ke Mobil Asli

Volkswagen ID. Buzz Disulap Jadi Kanvas Raksasa! Grafis Diecast MINI GT x Mizu Diecast Naik ke Mobil Asli

11 Oktober 2026
6
Pertamina Gebrak Ketergantungan BBM Impor! B50 Bidik Rp170 Triliun, Sawit Jadi Senjata Utama

Pertamina Gebrak Ketergantungan BBM Impor! B50 Bidik Rp170 Triliun, Sawit Jadi Senjata Utama

11 Oktober 2026
6

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    606 shares
    Share 242 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM