Jakarta, Mediaprofesi.id – Great Wall Motor (GWM) semakin agresif memperluas pengaruhnya di industri otomotif dunia. Strategi ekspansi yang ditopang inovasi teknologi, pengembangan produk, hingga pembangunan fasilitas produksi di berbagai negara mulai menunjukkan hasil positif.
Sepanjang Oktober 2026, GWM membukukan penjualan 120.374 unit kendaraan. Menariknya, sebanyak 62.862 unit atau lebih dari separuh total penjualan berasal dari pasar internasional. Capaian ini memperlihatkan semakin kuatnya penetrasi GWM di luar pasar domestiknya.
Salah satu senjata utama GWM adalah strategi multi-powertrain, yakni pengembangan beragam teknologi sistem penggerak untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen di berbagai negara. Strategi ini diperkuat teknologi GWM Hi4 dan Hi2, serta portofolio kendaraan penumpang hingga SUV off-road.
Pikap GWM Kuasai Tiga Pasar
Ekspansi GWM tidak hanya mengandalkan kendaraan penumpang. Di segmen pikap, pabrikan asal China ini justru mencatatkan prestasi yang patut diperhitungkan.
Sepanjang Januari hingga September 2026, GWM menjadi merek pikap asal Tiongkok dengan penjualan tertinggi di Brasil, Chili, dan Afrika Selatan. Pencapaian tersebut mengacu pada data resmi asosiasi industri otomotif di masing-masing negara.
Sementara itu, lini SUV off-road TANK juga semakin mendunia. Hingga kini, kendaraan TANK telah dipasarkan di lebih dari 30 negara dan wilayah, termasuk Australia, Afrika Selatan, serta kawasan ASEAN.
Di Indonesia, GWM memperkuat strategi ONE GWM melalui empat lini produk, yakni TANK, HAVAL, ORA, dan WEY. Kehadiran WEY G9 Hi4 menjadi tambahan terbaru untuk memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen Tanah Air.
Teknologi Hi4 dan Hi2 Jadi Andalan Baru

Ambisi GWM merebut pasar global juga ditopang pengembangan teknologi. Dalam GWM Tech Day di Milan, Italia, Oktober 2026, perusahaan memperkenalkan strategi pengembangan teknologi sistem penggerak berbasis Guiyuan Platform, termasuk Hi4 dan Hi2.
Teknologi tersebut dikembangkan untuk menghadirkan pilihan sistem penggerak yang sesuai dengan karakter kendaraan dan kebutuhan pasar di berbagai negara.
Pada 27 Oktober 2026, GWM juga memperkenalkan H7 untuk pertama kalinya di pasar Eropa melalui peluncuran di Milan. Model strategis global ini turut diperkenalkan di Brasil, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya. Jangkauannya kini mencakup Timur Tengah, Asia Tenggara, Asia Tengah, hingga Amerika Latin.
Siapkan 10 Model Baru dan Pabrik di Eropa
GWM juga menyiapkan langkah besar untuk memperkuat pijakannya di Eropa. Dalam dua tahun mendatang, perusahaan berencana memperkenalkan sedikitnya 10 model baru beserta varian turunannya.
Ekspansi tersebut akan didukung fasilitas produksi di Bulgaria yang disiapkan untuk memproduksi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).
Pembaruan lini produksi fasilitas tersebut dijadwalkan rampung pada akhir 2026, dengan kapasitas yang direncanakan mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun. GWM ORA 5 akan menjadi model pertama yang diproduksi di sana, dengan produksi perdana ditargetkan pada kuartal pertama 2027.
Langkah ini memperlihatkan bahwa GWM tidak hanya ingin menjual lebih banyak kendaraan di pasar internasional, tetapi juga membangun ekosistem bisnis dan produksi yang semakin dekat dengan konsumen di berbagai kawasan.
Ke depan, GWM akan terus menggenjot riset dan pengembangan (R&D), inovasi produk, serta tiga kekuatan utamanya: teknologi, kemampuan kendaraan off-road, dan strategi globalisasi.
Dengan penjualan internasional yang terus berkembang, ekspansi produk, serta investasi fasilitas produksi, GWM semakin serius memperkuat posisinya dalam persaingan industri otomotif dunia. * (Syam/Wah)





