MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Dukungan pada UMKM untuk Hadapi Ancaman Resesi 2023

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 7 Desember 2022
in Teknologi
Dukungan pada UMKM untuk Hadapi Ancaman Resesi 2023
24
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Pandemi Covid-19 sudah berangsur-angsur membaik di Indonesia dan beberapa negara di dunia. Bahkan, pemerintah dan beberapa ahli memperkirakan status pandemi di Indonesia dapat segera berubah menjadi endemi jika kasus terus melandai hingga Februari 2023 dengan beberapa syarat dan indikator.

Namun di tengah pulihnya status pandemi, perekonomian dunia justru berada di tengah tekanan hingga ancaman resesi pada 2023. IMF dalam World Economic Outlook Oktober 2022 memperkirakan pertumbuhan ekonomi global melambat sebesar 3,2 persen dan turun 2,7 persen pada 2023.

Sedangkan untuk Indonesia, IMF memprediksi ekonomi akan tetap tumbuh hingga 5,3 persen pada akhir 2022 dan turun menjadi 5 persen pada 2023.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, dalam press release Kemenkominfo, mengatakan untuk menghadapi tantangan global tersebut, startup digital perlu melakukan tiga aksi demi meningkatkan resiliensi.

“Yang pertama adalah keberpihakan pada produk dalam negeri, kemudian melakukan efisiensi tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja, dan yang ketiga adalah mengedepankan model usaha yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pasar,” ungkapnya.

Mengutamakan Produk Dalam Negeri

Dengan terjadinya tekanan ekonomi global, setiap negara di dunia akan mengutamakan produk dalam negeri mereka masing-masing. Hal tersebut juga harus dilakukan oleh Indonesia melalui sektor UMKM yang menjadi kekuatan ekonomi bangsa.

UMKM sudah memegang peran penting sebagai pahlawan ekonomi sejak era krisis 1998, dan disebut akan menjadi obat mujarab bagi Indonesia dalam menghadapi resesi 2023. Dengan digitalisasi yang gencar dilakukan, UMKM juga dapat semakin meluaskan pasar.

Namun, sektor UMKM yang sudah semakin mewarnai dunia digital Indonesia masih perlu terus didampingi. Pasalnya, pelaku UMKM yang sudah masuk pasar digital juga belum sepenuhnya memanfaatkan akses pasar secara maksimal.

Dikutip dari blog Niagahoster, UMKM yang memanfaatkan platform digital seperti website dan marketplace, dapat bertahan di tengah pandemi. Namun, pelaku UMKM masih perlu memaksimalkan digital marketing agar dapat meningkatkan ketahanan dan daya saing.

Dukungan Besar untuk UMKM

UMKM terbukti menjadi penopang perekonomian Indonesia dan mampu bertahan di masa pandemi. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku ekonomi digital diharapkan dapat membangun komitmen bersama untuk meningkatkan keberpihakan pada pelaku UMKM dalam menghadapi tahun 2023.

Pemerintah akan menggelontorkan bantuan senilai Rp 45,8 triliun di tahun 2023 untuk mendukung UMKM menghadapi berbagai tantangan yang akan terjadi. Dukungan lain dari pemerintah untuk UMKM di tahun 2023 antara lain adalah pendataan, pengelolaan terpadu, dan pelatihan keterampilan digital.

Bagi UMKM yang belum maupun yang sudah masuk ke dalam ekosistem digital, Kementrian Kominfo mempersiapkan program pelatihan Digital Entrepreneurship Academy yang fokus untuk membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya menggunakan platform digital.

Pihak swasta seperti Niagahoster juga turut memberikan pelatihan dan edukasi bagi UMKM dan masyarakat yang membutuhkan lewat Development Program yang berkolaborasi dengan institusi pendidikan maupun perusahaan lain dengan misi yang sejalan untuk membantu jutaan orang di Indonesia memaksimalkan potensi internet. * (Syam)

Post Views101 Views
Tags: NiagahosterStart Upumkm

Related Posts

Komisi Marketplace Bisa 18%, Kanal Tanpa Komisi Jadi Angin Segar bagi UMKM
Ekonomi

Komisi Marketplace Bisa 18%, Kanal Tanpa Komisi Jadi Angin Segar bagi UMKM

by Pratama
Rabu, 16 September 2026
7
IFRA 2026 Berakhir, Ribuan Peluang Bisnis Baru Siap Dibuka
Ekonomi

IFRA 2026 Berakhir, Ribuan Peluang Bisnis Baru Siap Dibuka

by Pratama
Jumat, 4 September 2026
21

RECOMMENDED

Bukan Sekadar CSR, Asuransi Astra Investasikan Gagasan Anak Muda untuk Ciptakan Dampak Nyata

Bukan Sekadar CSR, Asuransi Astra Investasikan Gagasan Anak Muda untuk Ciptakan Dampak Nyata

16 September 2026
7
Komisi Marketplace Bisa 18%, Kanal Tanpa Komisi Jadi Angin Segar bagi UMKM

Komisi Marketplace Bisa 18%, Kanal Tanpa Komisi Jadi Angin Segar bagi UMKM

16 September 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM