Jakarta, Media-profesi.com – Sebagai Self Regulatory Organization (SRO) JFX menetapkan tahun 2023 sebagai tahun “SETIA” yaitu Simplicity, Educativeness, Trust, Innovative-Informative and Accountability.
Dengan bertambahnya faktor-faktor yang membuat harga komoditas berfluktuasi seperti kebijakan pemerintah, maraknya praktek investasi illegal yang kemudian membawa citra buruk bagi industri PBK, namun JFX tetap optimis akan mencapai hasil yang luar biasa.
Dengan strategi yang matang, kerjasama dan koordinasi yang baik antara Bursa, Lembaga kliring, pemerintah, perusahaan pialang dan pedagang serta pelaku usaha lainnya, industri PBK akan bertumbuh menjadi lebih baik.
“Kami mengharapkan partisipasi aktif dari anggota JFX yang sudah dijembatani dengan pelaku pasar fisik yang ada di Indonesia. JFX akan terus berinovasi dan menyiapkan kontrak-kontrak baru yang menarik untuk diluncurkan pada tahun 2023 ini,” ujar Stephanus Paulus Lumintang selaku Direktur Utama JFX.
JFX telah siap untuk melakukan pengembangan di tahun 2023, dimana pengembangan ini dilakukan di setiap lini organisasi mulai dari kontrak, kualitas pelayanan, sumber daya manusia, teknologi dan hubungan internasional.
Hal ini dilakukan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas serta peningkatan produktivitas JFX. Dengan pengembangan dari sisi internal dan external, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi semua pemangku kepentingan dan mengembangkan industri PBK di Indonesia, demi terwujudnya cita-cita sebagai sarana pembentukan harga atas komoditas unggulan melalui JFX.
Memasuki tahun 2023, JFX telah menyiapkan program-program yang siap direalisasikan, antara lain:
- Pengembangan kontrak Multilateral baru yaitu Olein, CPO dan Kopi. Selain itu mengembangkan produk pasar fisik Kopra yang diharapkan menambah variasi produk pasar fisik di JFX. Tujuan pengembangan ini telah dipersiapkan sejak 2022 bersama dengan beberapa pelaku pasar yang menjadi working group
- Meningkatkan pelayanan kepada member JFX, pialang, pedagang, peserta pasar fisik, pelaku pasar serta kepada masyarakat baik dari segi administrasi maupun teknologi.
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan berkontribusi pada rencana pengembangan JFX dan dapat melayani member dan seluruh pemangku kepentingan dengan baik untuk pertumbuhan industri.
- Aktif melakukan edukasi di universitas-universitas seluruh Indonesia dan bekerja sama dengan pialang melakukan seminar untuk publik terkait Perdagangan Berjangka Komoditi.
- Meningkatkan sinergi antar Lembaga, yaitu Regulator, Asosiasi dan Lembaga-lembaga lain yang terkait.
Selain dari pengembangan kontrak baru, JFX juga akan berfokus untuk membentuk kerjasama dan beraliansi dengan Bursa, Pialang dan pelaku usaha dari luar negeri. Ada dua pendekatan yaitu pertama membentuk kerjasama dengan Bursa luar negeri dan kedua menarik broker luar negeri untuk membuka kantor di Indonesia.
Langkah awal yang telah diambil JFX adalah membangun hubungan yang baik dengan harapan akan ada kolaborasi dengan Bursa-Bursa regional dan menarik pialang dari luar negeri untuk masuk ke Indonesia dan menjadi anggota JFX. Dengan hubungan yang telah terbentuk, JFX Optimis akan ada pialang baru dari luar negeri yang menjadi member JFX di tahun 2023.
Tahun 2022 telah dilewati dengan penuh kesuksesan yang luar biasa. Pada tahun 2023 JFX telah menetapkan target pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu sebesar 14,5 juta lot.
Tentunya hal ini dapat tercapai dengan adanya kerjasama yang baik dan dukungan dari para stakeholders dan seluruh anggota bursa. JFX akan terus berkembang dan melakukan inovasi demi kemajuan bersama. * (Syam)





