MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Gotong Royong GoTo Impact Foundation Bersama Kemenparekraf Siap Luncurkan Inovasi Kelola Sampah

Syamhudi by Syamhudi
Rabu, 13 September 2023
in Sosialita
Gotong Royong GoTo Impact Foundation Bersama Kemenparekraf Siap Luncurkan Inovasi Kelola Sampah
39
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – GoTo Impact Foundation (GIF), organisasi penggerak dampak — sebelumnya bernama Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) — dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) siap wujudkan komitmen kerja sama lewat intervensi ekonomi sirkular.

Aksi nyata ini akan membantu para changemakers terpilih untuk mengimplementasikan solusi inovatif dalam pengelolaan sampah di Bali, Labuan Bajo, dan Danau Toba melalui Catalyst Changemaker Ecosystem (CCE).

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), telah menetapkan target pengurangan sampah sebesar 30% dan pengelolaan sampah dengan baik sebesar 70% pada tahun 2025. Mengingat pantai dan lautan merupakan aset terbesar bagi pariwisata Indonesia yang dapat mendongkrak nilai devisa, maka pengelolaan sampah yang baik sangat dibutuhkan untuk dapat menjaga kelestarian dan daya tarik daerah wisata.

Monica Oudang, selaku Chairperson GoTo Impact Foundation menyampaikan dukungan terhadap agenda bersama yang ditetapkan pemerintah, “Sebagai organisasi yang didirikan oleh Grup GoTo, kami mengedepankan kekuatan transformatif ‘gotong royong’ dalam melahirkan inovasi. GIF membangun CCE yang merupakan prototipe dari innovation ecosystem untuk memobilisasi dan menyatukan para pembuat dampak, pendanaan, pengetahuan, dan keahlian guna mengatasi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.“

CCE berperan sebagai katalisator dalam mengatasi permasalahan sampah dengan lebih cepat, lebih besar, dan lebih berkelanjutan. Melalui CCE, GIF bekerja sama dengan Kemenparekraf RI dalam lingkup pertukaran data dan informasi yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan sampah yang menerapkan ekonomi sirkular di tiga daerah wisata. Hal ini ditujukan untuk mencapai Indonesia Bersih Sampah 2025.

Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor ini, sejalan dengan Peraturan Presiden No. 83 tahun 2018 tentang penanganan sampah laut.

“Sebagai negara kepulauan, wisata bahari merupakan salah satu aset terbesar pariwisata Indonesia. Saya sangat mengapresiasi peran GoTo Impact Foundation. Karena hal ini sejalan dengan program Kemenparekraf dalam mengakselerasi dampak yang berkelanjutan bagi penyelesaian sampah di destinasi wisata Indonesia. Maka dari itu, kami yakin bahwa partisipasi aktif semua pihak akan membantu mencapai target nasional pengurangan sampah sebesar 30 persen dan pengelolaan serta penanganan sampah sebesar 70 persen pada tahun 2025,” kata Sandiaga.

CCE berfungsi sebagai wadah kolaborasi yang melingkupi tiga kegiatan utama, yaitu Link Up, mengkolaborasikan para ahli dari berbagai sektor di sepanjang rantai nilai sampah dengan komunitas di lapangan;  Sync Up, menyelaraskan para pembuat dampak dengan data dan pengembangan kapasitas untuk berinovasi bersama menghasilkan solusi hyperlocal; dan Scale Up, mengembangkan solusi inovatif guna mencapai tujuan bersama.

Di gelombang kedua ini, CCE telah dimulai di Maret 2023, menggandeng 50 changemakers (pembawa perubahan), yang terdiri dari lembaga-lembaga nirlaba yang dekat dengan masalah di lapangan serta startup sebagai penyedia teknologi ke dalam Catalyst Changemakers Lab (Lab).  Di dalam Lab, para changemakers berkumpul membentuk konsorsium untuk mengembangkan kapasitas dan memantik kolaborasi untuk menyusun solusi inovatif.

Setelah melakukan evaluasi mendalam dengan mempertimbangkan aspek inovasi, skalabilitas, kelayakan, keberlanjutan, dampak, dan teori perubahan, konsorsium changemakers dipilih dan akan segera mengimplementasikan proyek percontohan di tiga daerah pariwisata.

Konsorsium pertama akan menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis desa wisata dengan integrasi teknologi untuk menghasilkan energi terbarukan (Refuse Derived Fuel) dan material bangunan berkelanjutan. Proyek ini dijalankan di Desa Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali oleh Bali Waste Cycle, Rebricks, dan WasteHub. Kedua, berlokasi di Desa Golo Mori Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, akan dijalankan oleh Divers Clean Action, Karma Bumi, Kole Project, dan Sky Volunteer (Synersia) untuk membangun pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Terakhir, CCE juga akan mendukung pariwisata yang berkelanjutan melalui pengelolaan dan pengurangan sampah di area Danau Toba.

GIF berharap dukungan ini dapat mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam penyelesaian masalah sampah di Indonesia. “Kami berharap seluruh pembuat dampak mulai dari pelaku bisnis, organisasi non-profit, akademisi, pemerintah, dan seluruh masyarakat untuk #BergerakBerdampakBersama dalam menciptakan masa depan yang lestari melalui pengelolaan dan pengurangan sampah di Indonesia,” tutup Monica. * (Syam)

Post Views109 Views
Tags: GoTo FoundataionsampahSandiaga Uno

Related Posts

Rayakan HUT ke-37, 124 Karyawan FIFGROUP Naik Gunung, Hasilnya Bikin Kagum: 240 Kg Sampah Terangkat dan 4 Toilet Umum Berdiri
Gaya Hidup

Rayakan HUT ke-37, 124 Karyawan FIFGROUP Naik Gunung, Hasilnya Bikin Kagum: 240 Kg Sampah Terangkat dan 4 Toilet Umum Berdiri

by Wahyu
Sabtu, 13 Juni 2026
13
Ratusan Kilogram Sampah Dikumpulkan, Ribuan Bibit Ditanam: Langkah Nyata KS Orka untuk Lingkungan
Sosialita

Ratusan Kilogram Sampah Dikumpulkan, Ribuan Bibit Ditanam: Langkah Nyata KS Orka untuk Lingkungan

by Wahyu
Senin, 8 Juni 2026
27

RECOMMENDED

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

75 Ribu Pelaku Industri Berkumpul di IEE Series 2026, Bisnis Energi dan Engineering Makin Terkoneksi

16 September 2026
17
Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

Bukan Sekadar Event Kampus, Ini Sosok di Balik Sukses InTechSEA 2026 di Jakarta

16 September 2026
19

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    393 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM