MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Kecelakaan Beruntun Masih Sering Terjadi, Inilah Pemicu dan Cara Mencegahnya

Pratama by Pratama
Kamis, 2 November 2023
in Gaya Hidup
Kecelakaan Beruntun Masih Sering Terjadi, Inilah Pemicu dan Cara Mencegahnya
79
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – Berita kecelakaan beruntun atau tabrakan beruntun masih menghiasi pemberitaan media akhir-akhir ini, dan menjadi hal yang patut diwaspadai AutoFamily.

Sumber masalah utama kecelakaan beruntun atau tabrakan beruntun adalah pengemudi di belakang yang tidak menjaga jarak aman dengan mobil lain di depannya.

Namun, pengemudi di depan juga tidak boleh berkendara asal-asalan dan mengandalkan kewaspadaan pengguna jalan lainnya. Kecelakaan beruntun dapat dicegah jika AutoFamily paham pemicunya.

Pemicu Kecelakaan Beruntun

#1. Menjadi Lane Hogger

Lane hogger adalah pengemudi yang tidak memperhatikan kecepatan mobil dan melaju pelan di lajur cepat. Biasanya dilakukan karena melihat lajur kanan yang kosong sehingga tidak mau menggunakan lajur tengah atau kiri. Risiko ditabrak dari belakang sangat besar jika AutoFamily memaksakan menjadi lane hogger.

#2. Tidak Mau Jaga Jarak Aman

Saat ini bahkan ada orang yang secara demonstratif menempel truk di depannya dan posting di social media. Tindakan tersebut jelas sangat berbahaya. Begitu ada situasi darurat, AutoFamily akan kesulitan melakukan pengereman mendadak meskipun mobil telah dilengkapi fitur safety canggih.

#3. Berkendara di Bahu Jalan Tol

Dalam banyak kasus, ada kendaraan darurat ditabrak dari belakang oleh penyerobot bahu jalan. Atau menabrak mobil lain di lajur utama akibat menghindar dari mobil yang berhenti darurat di bahu jalan.

#4. Main Ponsel

Banyak orang bermain ponsel padahal sedang melaju kencang. Karena tidak waspada, AutoFamily kurang memperhatikan mobil di depan mengurangi kecepatan. Atau bahkan mobil pindah lajur atau berkurang kecepatannya tanpa disadari, padahal dari belakang ada mobil lain.

#5. Mengantuk

Meski hanya sepersekian detik, mobil dapat pindah lajur atau berkurang kecepatannya tiba-tiba saat AutoFamily mengantuk. Tentu sangat berisiko dan dapat menyebabkan tabrakan beruntun. Solusi paling tepat untuk mengantuk hanya satu, yaitu tidur meskipun hanya 15 menit.

#6. Pindah Lajur Sembarangan

Memaksakan diri pindah lajur, terutama ke lajur cepat, padahal ada mobil lain dari belakang, bisa memicu kecelakaan beruntun. Ada kasus pula pengemudi tidak mengecek spion dan menyalakan lampu sein ketika pindah lajur sehingga pengguna jalan di belakang tidak mengetahui.

#7. Melanggar Aturan Lalu Lintas

Aturan lalu lintas dibuat untuk dipatuhi, seperti rambu batas kecepatan dan dilarang menyalip. Termasuk marka jalan seperti garis lurus yang berarti tidak boleh pindah lajur. Banyak yang masih melanggar akibat seenaknya sendiri saat mengemudi mobil.

Tips Cegah Kecelakaan Beruntun 

#1. Jaga Jarak Aman

Cara termudah adalah dengan teknik berhitung tiga detik. Harapannya, waktu 3 detik cukup untuk merespons situasi darurat seperti ketika lampu rem mobil di depan tiba-tiba menyala. Jarak aman dengan kendaraan di depan juga harus ditambah ketika laju mobil semakin cepat.

#2. Ikuti Aturan Kecepatan di Jalan

Mobil yang terlalu pelan membuat kendaraan lain di belakang sulit mengantisipasi jarak dan laju mobil. Sedangkan mobil yang terlalu kencang berpotensi menabrak kendaraan lain di depan jika gagal dikendalikan. Berjalanlah sesuai aturan dan kebutuhan, termasuk dalam memilih lajur jalan.

#3. Jangan Menjadi Lane Hogger

Lajur kanan jalan hanya untuk mendahului. Segera kembali ke lajur tengah atau kiri kalau sudah mendahului kendaraan lain. Jangan memaksakan untuk mengemudi di lajur kanan meskipun kondisinya sedang sepi. Risiko kena tabrak dari belakang sangat besar kalau diabaikan.

#4. Fokus dan Waspada

Mengemudi mobil adalah kegiatan penuh waktu yang tidak bisa disambi dengan aktivitas lain supaya perhatian tetap fokus dan waspada. Luaskan pandangan ke sekitar mobil untuk mengantisipasi risiko pergerakan kendaraan lain. Simpan ponsel dan persiapkan segala kebutuhan mengemudi dengan baik agar perhatian tidak terdistraksi.

#5. Selalu Cek Spion Mobil

Cek spion secara berkala membuat AutoFamily dapat memantau kondisi sekitar mobil. Sehingga dapat melakukan manuver yang aman bagi kendaraan di belakang. Katakan terjadi kondisi darurat, segera lihat spion untuk memastikan mobil di belakang tidak lepas kendali.

#6. Servis Berkala

Pastikan sistem pengereman mobil dapat berfungsi baik, termasuk lampu rem menyala supaya tidak ditabrak dari belakang. Untuk memastikan mobil sanggup bereaksi guna mencegah kecelakaan beruntun, lakukan servis berkala untuk menjaga kondisi mobil. Kunjungi bengkel Auto2000 atau order layanan THS – Auto2000 Home Service untuk servis berkala lewat Auto2000 Digiroom.

“Kecelakaan beruntun dapat dicegah jika AutoFamily paham pemicu dan cara mencegahnya terjadi. Selain itu, pastikan pula kondisi mobil selalu prima saat berkendara, seperti mesin sehat, AC dingin, dan tidak kalah penting sistem rem mobil tidak bermasalah untuk mencegah kecelakaan beruntun. Segera booking via Auto2000 Digiroom dan manfaatkan promo yang kami tawarkan,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, Selasa (2/11/2023). * (Syam/Pra)

Post Views138 Views
Tags: auto2000AutoFamilyKecelakaan lalu LintasTips BekendaraToyota

Related Posts

Tabrakan Beruntun di Tol Makin Sering, 8 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Biang Keroknya
Gaya Hidup

Tabrakan Beruntun di Tol Makin Sering, 8 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Biang Keroknya

by Syamhudi
Senin, 7 September 2026
19
Musim Kemarau Panjang hingga Oktober, Jangan Biarkan 6 Komponen Mobil Ini Bermasalah
Ekonomi

Musim Kemarau Panjang hingga Oktober, Jangan Biarkan 6 Komponen Mobil Ini Bermasalah

by Pratama
Selasa, 1 September 2026
18

RECOMMENDED

CAEXPO 2026 Buka Jalan Baru Teknologi Indonesia-China, MoU Capai US$10,2 Juta

CAEXPO 2026 Buka Jalan Baru Teknologi Indonesia-China, MoU Capai US$10,2 Juta

24 September 2026
7
CAFTA 3.0 Bergulir, Indonesia Bidik Lonjakan Ekspor dan Investasi Teknologi di Tiongkok

CAFTA 3.0 Bergulir, Indonesia Bidik Lonjakan Ekspor dan Investasi Teknologi di Tiongkok

23 September 2026
16

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    396 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM