MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Sosialita

Selatox Mulai Rekrutmen Skala Besar di Indonesia untuk Memperkuat Posisi sebagai Perusahaan Toksin Global

Wahyu by Wahyu
Kamis, 6 Maret 2025
in Sosialita
Selatox Mulai Rekrutmen Skala Besar di Indonesia untuk Memperkuat Posisi sebagai Perusahaan Toksin Global
62
VIEWS

Jakarta, Media-profesi.com – PT. Selatox Bio Pharma mengumumkan rencana untuk memperluas upaya rekrutmen secara signifikan guna mendukung kemajuan industri biofarmasi di Indonesia. Perusahaan menargetkan untuk merekrut 50 karyawan pada tahun 2025 dan meningkatkan jumlah tenaga kerja menjadi lebih dari 150 orang pada tahun 2026, dengan memperkuat operasi di fasilitas produksi obat biofarmasi dan aseptik di Indonesia.

Selatox merupakan fasilitas manufaktur toksin botulinum pertama di Indonesia. Perusahaan akan mengadopsi proses produksi toksin dengan kemurnian tinggi -proses pertama di Asia yang mendapat persetujuan FDA- yang memungkinkan produksi produk toksin botulinum yang kompetitif secara global di dalam negeri.

Langkah strategis ini akan memungkinkan Selatox untuk mengembangkan dan memproduksi biofarmasetik inovatif yang ditargetkan ke pasar global, sekaligus mengasah tenaga kerja yang sangat terampil di Indonesia.

Posisi rekrutmen ini mencakup berbagai departemen, antara lain:

  • Quality Assurance/Quality Control (QA/QC)
  • Engineering
  • Perencanaan Produksi & Manajemen Inventaris
  • Produksi
  • Riset

Sebagian besar karyawan baru akan berasal dari lulusan baru, memastikan individu muda dan berbakat memperoleh keterampilan esensial di industri biofarmasi. Selain itu, karyawan akan mendapatkan kesempatan untuk meraih pengalaman langsung dengan peralatan manufaktur toksin terkini, yang mempercepat pertumbuhan mereka sebagai pemain kunci dalam sektor biofarmasi global.

Seorang perwakilan Selatox menyatakan, “Lebih dari sekadar rekrutmen, tujuan kami sebagai produsen toksin botulinum pertama di Indonesia adalah untuk mengembangkan talenta lokal yang mampu memimpin industri biofarmasi global. Dengan mengasah keahlian para profesional melalui kemampuan produksi dan pengendalian mutu setingkat CPOB kelas dunia, Selatox bertujuan untuk menempatkan dirinya sebagai perusahaan terdepan dalam riset, pengembangan, produksi, dan ekspor toksin botulinum.”

Selatox, pusat manufaktur dan riset serta pengembangan (R&D) toksin khusus pertama di Indonesia, telah mengakuisisi teknologi proses produksi toksin dengan kemurnian tinggi beserta pengetahuan teknisnya dari perusahaan kesehatan global, Daewoong.

Selama dua dekade, Daewoong telah manjadikan Indonesia lebih dari sekadar pasar internasional, dengan memposisikannya sebagai mitra pertumbuhan kolaboratif melalui riset bersama, produksi lokal, kontribusi sosial, dan pengembangan talenta. Menyadari potensi luar biasa talenta Indonesia, Daewoong telah berkomitmen sejak tahun 2009 untuk mendukung pengembangan keahlian lokal dengan menawarkan beasiswa serta kesempatan magang kepada mahasiswa Indonesia. Perusahaan juga telah mendirikan pusat riset dan program pendampingan guna mengasah keterampilan dan kapabilitas tingkat lanjut.

Sejak membuka cabang di Jakarta pada tahun 2005, Daewoong telah memperingati 20 tahun pertumbuhan bersama Indonesia. Pada tahun 2012, Daewoong mendirikan Daewoong Infion, fasilitas produksi biofarmasi pertama di Indonesia, yang memungkinkan transfer teknologi untuk manufaktur biofarmasi serta penyediaan obat EPO dan EGF bersertifikasi halal. Secara signifikan, untuk memperkuat produksi lokal melalui transfer teknologi, Daewoong menyelesaikan pembangunan fasilitas terapi sel punca mutakhir pada tahun 2024.

Selatox berencana untuk lebih memperkuat sistem mutu dengan target memperoleh sertifikasi CPOB pada tahun 2026, dan pada tahun 2028, berencana menyelesaikan registrasi produk di Indonesia serta melakukan penetrasi pasar global secara menyeluruh melalui kemitraan dengan sekitar 40 negara. Dengan fasilitas produksi di Cikarang dan pusat R&D di Depok, Selatox telah menyelesaikan pembangunan fasilitas pada tahun 2023 serta menyelesaikan persiapan untuk produksi dan riset toksin secara skala penuh.

Mengincar komersialisasi global pada tahun 2030, Selatox akan fokus pada pengembangan produk toksin berkualitas tinggi dan bersertifikasi halal untuk mendorong pertumbuhan di pasar domestik maupun internasional. * (Syam/Wah)

Post Views234 Views
Tags: Daewoong PharmaceticalPabrikSelatox

Related Posts

BYD Pilih Subang, Indonesia Mulai Dibidik Jadi Basis Baru Industri Kendaraan Energi
Ekonomi

BYD Pilih Subang, Indonesia Mulai Dibidik Jadi Basis Baru Industri Kendaraan Energi

by Pratama
Jumat, 4 September 2026
18
BYD Stop Impor Mobil Utuh, Pabrik Subang Mulai Kebut Produksi hingga 10.000 Unit per Bulan
Ekonomi

BYD Stop Impor Mobil Utuh, Pabrik Subang Mulai Kebut Produksi hingga 10.000 Unit per Bulan

by Syamhudi
Kamis, 3 September 2026
23

RECOMMENDED

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

15 September 2026
10
Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

15 September 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM