MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

ANCAMAN RESESI: Lehman, dan Mufakat China

Wahyu by Wahyu
Selasa, 22 April 2025
in Ekonomi
ANCAMAN RESESI: Lehman, dan Mufakat China
26
VIEWS

Penulis: Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Jakarta, Media-profesi.com – LEHMAN BROTHERS tersungkur! Pailit! Siapa yang salah? Krisis kredit rumah murah (gagal bayar) “Supreme Mortgage” 2008-lah, salah satu penyebabnya.

Kecerobohan ini, telah merusak. Mengorbankan salah satu, dari empat firma jasa finansial terbesar (Bank Investasi) yang beroperasi inklusif.

Berdiri 1850 (lebih dari 150 tahun), Lehman Brothers. Di samping: Morgan Stanley, Merrill Lynch, dan Goldman Sach, merupakan bagian dari “kisah sukses” AS dalam merambah kapitalisasi dan pembiayaan di seluruh dunia.

Kebangkrutan Lehman Brothers pula, yang menandai. Sejarah kebangkrutan terbesar dalam sejarah AS. Saat krisis global tahun 2008 (subprime mortgage) berlangsung.

Krisis “hipotek subprime” merupakan unsur utama penyebab kebangkrutan Lehman Brothers. Lehman Brothers mengalami kerugian, akibat memegang aset  terkait “hipotek subprime” (pinjaman jangka panjang). Terutama  saat gelembung (bubble) perumahan AS pecah.

Sebagai ilustrasi, kepailitan ala Lehman Brothers. Itu, bisa saja terjadi lagi di AS. Perang Tarif Trump, yang saat ini mengguncang dunia, menjadikan, “kawan” atau “lawan” Trump membuat permufakatan alternatif (baca:China).

Sabpri Piliang – Wartawan Senior

Ini sekaligus demi “survival”, juga melawan “kedigdayaan” Trump. Sejumlah negara saling “approach” satu sama lain. Tak ada lagi “border”, semua sudah “borderless”. Kebijakan Trump, dianggap mengubah tatanan (pranata) yang sudah mapan.

Kebijakan Tarif Trump, tidak hanya me-“recycling”, mengatur ulang  arus perdagangan (trading) dunia yang inklusif. Tetapi, pula dapat membahayakan stabilitas finansial global.

Apa yang terjadi pada Lehman Brothers, merupakan bagian dari “warning”. Bahwa  krisis global, bisa terjadi lagi, dan dimulai dari kebijakan tarif Trump.

Trump, bukan tidak khawatir dengan kebijakannya. Kebijakan ini, bisa saja mengalami “feedback”, menghantam kembali perekonomian AS.  Terbukti, seminggu setelah kebijakan tarif di “declared”, terjadi aksi jual utang (obligasi) Pemerintah AS di “market”.

Satu pilihan (tak ada opsi lain), Trump lalu menghentikan  tarif “timbal balik”-nya. Pergerakan liar di pasar obligasi Pemerintah AS, sangat beresiko memunculkan krisis, seperti yang dialami Lehman Brothers (2008).

China yang merupakan “kreditor” asing terbesar kedua bagi AS (setelah Jepang), bisa saja menjual obligasinya (surat utang) kembali.

Bila China melepasnya, maka akan banyak perusahaan-perusahaan AS yang pailit seperti halnya Lehman Brothers. Sektor finansial AS bisa terguncang.

Catat! Satu dasawarsa lalu, China telah memiliki obligasi (utang AS) lebih dari US$ 1,3 triliun. Memasuki medio Januari 2025, obligasi (utangnya). Meski menurun, tapi masih mencapai US$ 760 miliar.

China sangat “santai” melawan “genderang” tarif Trump. Produksi baja (steel) negeri “Tirai Bambu” itu, kini mencapai setengah dari produksi dunia.

AS sendiri tak luput mengimpor sebanyak 508.000 ton baja China per tahun. Tarif impor yang tinggi (25 persen) tahun 2024, menjadikan China hanya mengekspor sebanyak 1,8 persen dari keseluruhan kebutuhan AS.

Perang tarif Trump (245 persen) tahun 2025 terhadap China. Dapat menjadikan ekspor (baja) turun drastis. Meskipun begitu, China masih memiliki pasar potensial di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Resesi dunia! Pertanda buruk dunia! Sikap Donald Trump yang “lateral thinking”.  Mengundang pemikiran paradok dari sekutunya sendiri.

Seperti: memangkas pendanaan bagi lembaga apa saja yang tidak mengutamakan kepentingan AS, Perang Tarif. Berseberangan dengan kompatriotnya (Eropa) dalam hal Perang Ukraina, membiarkan pelanggaran HAM Israel di Gaza. Ini berdampak “devide et impera” pada paguyuban trans-Atlantik.

Sekalipun tarif “timbal balik” (perang tarif) sewenang-wenang Donald Trump. Telah dihentikan sementara (90 hari). Luka “menganga” China, Eropa, dan dunia pada AS (baca: Trump) terlanjur “mengoreng”.

Trump telah menjadi tokoh bersejarah yang (mungkin), tak akan ada lagi tokoh seperti dia sampai kapan pun!

Bahkan  hingga “Kiamat” tiba nanti. Tatanan dunia terlanjur berubah. Trump-lah aktornya. * (Syam/Wah) – Foto: Istimewa

Post Views146 Views
Tags: Amerika SerikatChinaDonald TrumpPerang DagangPerang TarifResesi Dunia

Related Posts

Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global
Ekonomi

Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global

by Pratama
Senin, 23 Februari 2026
13
Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah
Nasional

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah

by Pratama
Minggu, 22 Februari 2026
48

RECOMMENDED

Daewoong Hadirkan Obat Inovatif P-CAB ‘Fexuprazan’, Resmi Dapat Persetujuan BPOM di Indonesia

Daewoong Hadirkan Obat Inovatif P-CAB ‘Fexuprazan’, Resmi Dapat Persetujuan BPOM di Indonesia

19 April 2026
6
Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia

Peningkatan Fitur Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G untuk Menunjang Gaya Hidup Anak Muda Indonesia

19 April 2026
10

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM