MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Era Baru Terapi Sel, Daewoong Pharmaceutical Indonesia Raih Sertifikasi CPOB untuk Sel Punca, Sel NK, dan Eksosom

Wahyu by Wahyu
Kamis, 4 September 2025
in Nasional
Era Baru Terapi Sel, Daewoong Pharmaceutical Indonesia Raih Sertifikasi CPOB untuk Sel Punca, Sel NK, dan Eksosom
7
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Daewoong Pharmaceutical Indonesia (DPI) mengumumkan pada tanggal 1 September 2025, bahwa perusahaan telah memperoleh sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM untuk fasilitas produksinya yang mencakup sel punca autologous, sel NK (natural killer), dan eksosom.

Setelah sebelumnya pada tahun 2024 menerima sertifikasi CPOB untuk fasilitas sel punca alogenik, kini DPI memperluas kapasitas produksi lokalnya hingga mencakup seluruh lini terapi berbasis sel, termasuk sel punca autologus, sel NK, eksosom, dan media kultur sel. Sertifikasi CPOB ini semakin menegaskan mutu dan keamanan produksi terapi sel Daewoong.

Sertifikasi ini penting karena membuka harapan baru bagi pasien yang sudah tidak terbantu oleh terapi standar, dengan menghadirkan akses ke terapi sel yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekaligus memajukan pengobatan tepat sasaran / personalisasi di Indonesia.

Fasilitas ini mengintegrasikan teknologi klinis, penelitian, dan produksi canggih dari Yongin Cell Therapy Center milik Daewoong di Korea Selatan, sehingga mendukung pertumbuhan bersama industri kedokteran regeneratif di Indonesia.

Baik In Hyun, Head of Business Unit, menyampaikan, “selain menjadi tonggak pencapaian bisnis, sertifikasi CPOB ini juga menjadi bukti standarisasi dan keamanan proses produksi terapi sel kami. Sertifikasi ini memungkinkan kami menyediakan layanan terapi sel yang lebih aman dan dapat diandalkan bagi pasien di Indonesia, dan kami akan terus memperluas solusi personalisasi ke depannya.” Ia menambahkan, “Melalui kolaborasi erat dengan rumah sakit dan tenaga kesehatan nasional, kami berkomitmen untuk memastikan akses yang stabil terhadap terapi regeneratif berkualitas tinggi.”

Menurut Asia-Pacific Population Report 2024, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia terus meningkat, dengan 7,3% berusia 65 tahun ke atas dan 11,1% berusia 60 tahun ke atas. Menyikapi tren ini, DPI bermitra dengan rumah sakit dan universitas untuk mendorong penelitian lokal dalam terapi sel personalisasi serta mengembangkan talenta di bidang ini.

DPI juga bekerja sama dengan afiliasi lokalnya, Selatox, CGBIO Indonesia, dan Nulook Clinic, untuk membangun ekosistem kedokteran regeneratif yang terpadu. CGBIO Indonesia menyediakan berbagai solusi estetik medis dan regeneratif seperti filler, adhesion barrier, serta perangkat regenerasi jaringan, disertai pelatihan praktik serta program akademik untuk meningkatkan keahlian tenaga medis lokal.

Sementara itu, Nulook Clinic di Bali berperan sebagai pusat terapi anti-penuaan berbasis sel punca dan pengalaman K-Beauty, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi wisata medis dengan kedokteran regeneratif di Indonesia.

Sejak mendirikan kantor perwakilan di Jakarta pada tahun 2005, Daewoong telah menjalankan pertumbuhan berkelanjutan melalui lokalisasi dan alih teknologi selama lebih dari 20 tahun. Pada 2012, perusahaan membangun pabrik biofarmasi pertama di Indonesia, Daewoong Infion, yang memproduksi EPO (Erythropoietin) dan EGF (Epidermal Growth Factor) bersertifikat halal.

Penambahan fasilitas produksi sel punca terbaru ini semakin memperkuat infrastruktur kedokteran regeneratif di Indonesia. Dengan bekal pengalaman lokal dan jaringan global tersebut, Daewoong bertekad menghadirkan solusi kompetitif di industri kesehatan dunia. * (Syam/Wah)

Post Views167 Views
Tags: BPOMDaewoong PharmaceuticalTerapi Sel

Related Posts

Selatox Kantongi Sertifikasi BPOM, Siap Jadikan Indonesia Basis Biofarmasi Estetika Global
Ekonomi

Selatox Kantongi Sertifikasi BPOM, Siap Jadikan Indonesia Basis Biofarmasi Estetika Global

by Wahyu
Kamis, 23 Juli 2026
16
Kabar Baik bagi Penyandang Diabetes, Obat Inovatif dari Korea Resmi Hadir di Indonesia
Gaya Hidup

Kabar Baik bagi Penyandang Diabetes, Obat Inovatif dari Korea Resmi Hadir di Indonesia

by Wahyu
Jumat, 10 Juli 2026
42

RECOMMENDED

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

AI Makin Dipakai Karyawan, Celah Kebocoran Data Makin Besar. Akamai Siapkan Solusinya

15 September 2026
7
Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

Tambang Makin Digital, Hytera Siapkan Teknologi Komunikasi untuk Tutup Celah Sinyal

15 September 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM