MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Trump Gugat JPMorgan, Isu Debanking & Dampaknya ke Market Global

Lili Supaeli by Lili Supaeli
Jumat, 23 Januari 2026
in Ekonomi
Trump Gugat JPMorgan, Isu Debanking & Dampaknya ke Market Global
30
VIEWS

Penulis: Martha Margaretha – Analis Market Global

Jakarta, Mediaprofesi.id – Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah mengajukan gugatan hukum senilai USD 5 miliar terhadap JPMorgan Chase & Co. & CEO-nya, Jamie Dimon, di Pengadilan Negara Bagian Miami-Dade, Florida.

Gugatan ini berkaitan dengan dugaan debanking, yaitu pemutusan layanan perbankan secara sepihak.

Trump menuduh JPMorgan menutup rekening pribadi, keluarga, serta entitas bisnisnya setelah ia meninggalkan Gedung Putih pada Januari 2021, tak lama pasca peristiwa 6 Januari. Bank disebut hanya memberikan pemberitahuan 60 hari tanpa alasan yang jelas.

Menurut Trump, keputusan tersebut bukan didasarkan pada pertimbangan bisnis, melainkan diskriminasi politik.

Dalam gugatan itu, tim hukum Trump menilai penutupan rekening telah mengganggu operasional bisnis, membatasi akses keuangan, serta merusak reputasi finansialnya.

Bahkan disebutkan adanya dugaan “blacklist” yang membuat bank lain enggan memberikan layanan. Gugatan ini dikategorikan sebagai trade libel & pelanggaran hukum praktik perdagangan di Florida.

JPMorgan membantah seluruh tuduhan tersebut. Pihak bank menegaskan bahwa penutupan akun dilakukan semata karena pertimbangan risiko hukum & regulasi, bukan faktor politik maupun agama.

Mereka juga menyatakan menolak pengpolitikan layanan perbankan. Kasus ini bukan yg pertama. Trump sebelumnya juga menuduh Bank of America & Capital One melakukan hal serupa.

Bahkan, ia sempat menandatangani executive order yang melarang bank menolak layanan berdasarkan pandangan politik atau keyakinan tertentu.

Dampak ke Market Global

Bagi pasar, isu ini bukan krisis perbankan, melainkan headline risk. Saham sektor bank berpotensi mengalami volatilitas jangka pendek karena investor institusi sensitif terhadap risiko hukum & preseden kebijakan.

Untuk Wall Street, sentimen risk-off bisa muncul sementara, membuat NASDAQ & Dow Jones lebih berhati-hati. Namun dampak paling signifikan justru terasa pada emas (XAU/USD).

Narasi tentang campur tangan politik dalam sistem keuangan memperkuat daya tarik emas sebagai safe haven. Setiap koreksi harga cenderung dibeli pasar.

Kasus ini tidak langsung menjatuhkan USD, tapi:

* Meningkatkan political noise

* Menekan kepercayaan jangka menengah

* Menambah beban psikologis dollar

Biasanya efeknya:

* USD tidak kuat naik

* Mudah terkoreksi

* Sulit mempertahankan rally

Ini mendukung emas tetap kuat secara struktur.

Bagi market, pesan tak tertulisnya jelas: ketika sistem keuangan dianggap tidak netral, aset di luar sistem kembali menjadi pilihan. Ketika politik mulai masuk ke sistem perbankan, market tidak panik, tapi mulai berpikir ulang tentang keamanan uang.

Kasus Trump vs JPMorgan bukan sekadar gugatan hukum. Ini adalah pengingat bahwa kepercayaan adalah fondasi utama sistem finansial. Dan saat kepercayaan diuji, emas selalu kembali dilirik. * (Syam/Lisas)

Post Views146 Views
Tags: debankingDonald TrumpDow JonesJPMorgan ChaseMarketInsightMarthaMargarethaNasdaqSafe HavenXAU/USD

Related Posts

Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global
Ekonomi

Trump, Tarif, dan Gelombang Baru di Market Global

by Pratama
Senin, 23 Februari 2026
13
Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah
Nasional

Trump, Tarif 19 Persen, dan Puasa yang Menahan Amarah

by Pratama
Minggu, 22 Februari 2026
48

RECOMMENDED

Mirae Asset Sekuritas Ungkap Kunci Stabilkan Pasar di Tengah Gejolak Global

Mirae Asset Sekuritas Ungkap Kunci Stabilkan Pasar di Tengah Gejolak Global

29 April 2026
9
SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

SANF Luncurkan Audiobook Inklusif untuk Tunanetra di Hari Kartini

29 April 2026
7

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM