Jakarta, Mediaprofesi.id – IHSG mengalami rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu, menguat 1,2% dan ditutup pada 8.329,6, setelah sebelumnya melemah signifikan akibat aksi sell-off agresif investor asing.
Namun demikian, investor asing masih melanjutkan aksi jual dalam jumlah cukup besar, meskipun tidak sebesar dua hari sebelumnya, yakni sekitar IDR1,5tr.
“Secara kumulatif, aksi jual asing dalam empat hari terakhir mencapai hampir IDR14tr (sekitar USD830juta),” ujar Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist & Head of Research Mirae Asset dalam siaran persnya kepada redaksi Mediaprofesi.id pagi ini, Senin (2/2) di Jakarta.
Dalam dua hari berturut-turut, investor asing telah membukukan net buy pada saham BBRI, sementara net sell besar-besaran pada saham BBCA mulai mereda.
Rully memperkirakan tingkat volatilitas IHSG masih akan tetap tinggi, seiring sentimen pembekuan sementara proses rebalancing MSCI yang memicu kekhawatiran atas status dan iInvestornvestability pasar Indonesia, serta risiko domestik yang mencakup pelemahan rupiah dan persepsi risiko kebijakan yang sebelumnya telah menumpuk. * (Syam/Pra)





