MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Ancaman AI Kian Nyata, F5 Perkenalkan Platform yang Bisa Awasi hingga Blokir Risiko Sejak Awal

Wahyu by Wahyu
Jumat, 17 Juli 2026
in Teknologi
Ancaman AI Kian Nyata, F5 Perkenalkan Platform yang Bisa Awasi hingga Blokir Risiko Sejak Awal
12
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi tulang punggung transformasi digital di banyak perusahaan. Namun, di balik pesatnya adopsi AI, ancaman keamanan juga ikut berkembang.

Menjawab tantangan tersebut, F5 (NASDAQ: FFIV) meluncurkan F5 AI Security Platform, solusi yang dirancang untuk membantu perusahaan mengawasi, mengelola, sekaligus melindungi seluruh ekosistem AI, mulai dari aplikasi, model, AI agent, hingga API.

Bersamaan dengan peluncuran platform tersebut, F5 juga mengumumkan akuisisi SurePath AI, perusahaan yang dikenal sebagai pelopor teknologi network-based AI discovery, pendeteksian shadow AI, dan klasifikasi aktivitas AI. Kehadiran SurePath AI memperkuat kemampuan F5 dalam mengamankan implementasi AI di lingkungan enterprise.

Platform ini menggunakan pendekatan adaptive loop yang memungkinkan proses penemuan, pengujian, hingga perlindungan sistem AI dilakukan secara berkelanjutan. Solusi tersebut juga dirancang fleksibel sehingga dapat diterapkan di berbagai infrastruktur, mulai dari on-premises, air-gapped, private cloud, hybrid cloud, hingga public cloud.

Menurut Chief Product Officer F5, Kunal Anand, sistem AI modern memiliki tingkat akses dan otonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan pengguna biasa. Karena itu, ancaman seperti prompt injection, kebocoran data, hingga AI agent yang bertindak di luar kewenangannya dapat memicu gangguan operasional sekaligus merusak kepercayaan pelanggan.

“F5 AI Security Platform memberikan kendali menyeluruh bagi para CISO dan tim keamanan untuk mengawasi setiap model, AI agent, dan API di mana pun AI dijalankan,” ujarnya.

Masalah lain yang semakin mengkhawatirkan adalah munculnya shadow AI, yaitu penggunaan aplikasi atau layanan AI tanpa persetujuan perusahaan. Berdasarkan 2026 State of Application Strategy Report dari F5, sebanyak 88% organisasi mengaku menghadapi tantangan operasional maupun keamanan yang berkaitan dengan AI.

Melalui integrasi SurePath AI, platform baru ini mampu mendeteksi penggunaan AI yang tidak terpantau tanpa harus mengubah arsitektur aplikasi yang sudah ada. Tim keamanan dapat mengetahui aktivitas AI, memahami tujuan penggunaannya, hingga mengidentifikasi potensi risiko sebelum berkembang menjadi ancaman serius.

F5 AI Security Platform menghadirkan lima kemampuan utama, yaitu AI Governance untuk menerapkan kebijakan keamanan, AI Discovery guna memantau seluruh aktivitas AI, AI Security Testing dengan lebih dari 140.000 pola serangan, AI Runtime Protection yang mampu memblokir berbagai ancaman seperti prompt injection dan kebocoran data dengan efektivitas hingga 98,2%, serta AI Observability yang menyediakan jejak audit lengkap pada setiap aktivitas AI.

F5 juga menekankan pentingnya fleksibilitas deployment agar perusahaan tetap memenuhi kebutuhan data residency dan regulasi di berbagai sektor industri.

Urgensi perlindungan AI semakin meningkat seiring pesatnya adopsi AI agent. Data SOAS Report 2026 menunjukkan 98% organisasi kini tengah bersiap memasuki era agentic AI. Namun, laju adopsinya dinilai jauh lebih cepat dibanding kesiapan sistem keamanan yang mengawasinya. Tanpa kontrol yang memadai, satu kesalahan konfigurasi atau celah keamanan dapat berkembang menjadi risiko yang jauh lebih besar bagi perusahaan. * (Syam/Wah)

Post Views37 Views
Tags: AI agentF5F5 AI Security Platform

Related Posts

95% Proyek AI Gagal Beri Nilai Bisnis, Apa yang Sebenarnya Salah?
Teknologi

95% Proyek AI Gagal Beri Nilai Bisnis, Apa yang Sebenarnya Salah?

by Pratama
Kamis, 23 Juli 2026
23
AI Tak Lagi Sekadar Uji Coba, Kini Jadi Tulang Punggung Bisnis yang Harus Dijaga Ketat
Teknologi

AI Tak Lagi Sekadar Uji Coba, Kini Jadi Tulang Punggung Bisnis yang Harus Dijaga Ketat

by Syamhudi
Selasa, 9 Juni 2026
23

RECOMMENDED

Tak Perlu ke Kota Besar, Warga Gowa dan Luwu Timur Kini Bisa Nikmati Layanan Resmi Honda

Tak Perlu ke Kota Besar, Warga Gowa dan Luwu Timur Kini Bisa Nikmati Layanan Resmi Honda

25 Juli 2026
0
Mau ke GIIAS 2026? Simak Akses, Lokasi Parkir, hingga Shuttle Bus Gratis

Mau ke GIIAS 2026? Simak Akses, Lokasi Parkir, hingga Shuttle Bus Gratis

25 Juli 2026
5

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM