MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

AI Melesat, Data Center Membengkak: Mengapa Kolaborasi Energi dan Digital Kini Jadi Kunci?

Wahyu by Wahyu
Jumat, 4 September 2026
in Teknologi
AI Melesat, Data Center Membengkak: Mengapa Kolaborasi Energi dan Digital Kini Jadi Kunci?
31
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Transformasi energi kini tak lagi sekadar soal menambah kapasitas. Perkembangan energi terbarukan, teknologi penyimpanan, kecerdasan buatan (AI), hingga pesatnya kebutuhan infrastruktur digital membuat batas antarindustri semakin menyatu.

Persoalan inilah yang menjadi salah satu sorotan dalam IEE Series – Energy Week 2026, yang mempertemukan pelaku industri energi, teknologi, manufaktur, dan infrastruktur melalui Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, serta Data Center Asia–Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 2–5 September 2026.

Pertumbuhan energi terbarukan membutuhkan sistem penyimpanan dan jaringan listrik yang fleksibel. Di sisi lain, ekspansi data center menuntut pasokan listrik besar, konektivitas andal, serta teknologi pendinginan yang semakin canggih.

Chairman IDPRO, Hendra Suryakusuma, mengatakan perkembangan AI dan exponential computing telah mengubah cara industri membangun data center.

“Dengan munculnya AI dan exponential computing, cara kita membangun data center menjadi sangat berbeda, mulai dari kebutuhan compute, bandwidth, konektivitas, hingga sistem pendinginan yang semakin canggih,” ujarnya dalam forum Future Outlook: Indonesia as a Digital Hub, Rabu (2/9).

Menurut Hendra, pengembangan ekosistem digital tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi pemerintah, regulator, perusahaan telekomunikasi, perguruan tinggi, hyperscaler, hingga penyedia layanan cloud menjadi kebutuhan.

Indonesia sendiri memiliki peluang besar menjadi hub konektivitas regional berkat posisi geografisnya yang strategis. Namun, peluang tersebut harus didukung infrastruktur yang tangguh dan tidak bergantung pada satu jalur konektivitas.

Denny Setiawan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menekankan pentingnya diversifikasi konektivitas. Menurutnya, sistem digital harus tetap beroperasi ketika salah satu jalur mengalami gangguan.

“Data center yang tangguh menjadi fondasi bagi ekonomi digital yang berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya.

Selain infrastruktur, ketersediaan talenta juga menjadi faktor penentu. Hendra menyebut lebih dari 72% penduduk Indonesia berusia di bawah 48 tahun, sebuah modal besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri digital.

Sementara itu, Chairul Hudaya, Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI sekaligus Chairman of Stakeholder, Policy & Regulation PJCI, menilai transfer teknologi perlu diperkuat agar hasil riset perguruan tinggi dapat menjawab kebutuhan nyata industri.

Senada, Marsudi Wahyu Kisworo, Dewan Pengarah BRIN, menekankan pentingnya perguruan tinggi menyiapkan talenta di bidang keamanan siber, data science, dan AI.

Managing Director Pioneer Consulting Asia-Pacific, Vital Patel, menambahkan bahwa kompleksitas industri membuat tidak ada perusahaan yang bisa berjalan sendiri. Kemitraan strategis menjadi kunci untuk memperkuat seluruh rantai ekosistem.

Keterkaitan antara infrastruktur digital dan transisi energi pun semakin erat. Data center membutuhkan listrik besar dan andal, sementara pemanfaatan energi terbarukan mendorong pengembangan teknologi baterai serta sistem kelistrikan yang lebih fleksibel.

Chairman IdBattery, Niko Chandra, menekankan pentingnya membangun ekosistem baterai yang menyeluruh, mulai dari bahan baku, manufaktur, penggunaan, hingga daur ulang dan pengelolaan akhir.

Menurutnya, IEE Series – Energy Week 2026 dapat menjadi ruang kolaborasi yang tidak hanya mempertemukan industri dan pemangku kepentingan, tetapi juga menghasilkan rekomendasi serta masukan untuk mempercepat kemajuan sektor energi dan digital.

IEE Series – Energy Week 2026 masih berlangsung hingga Sabtu, 5 September 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mempertemukan berbagai sektor dalam satu agenda besar: membangun Indonesia yang lebih terintegrasi, berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan. * (Syam/Wah)

Post Views117 Views
Tags: AIData CenterEnergy Week 2026IEE Series 2026

Related Posts

Perang Bisnis AI Makin Panas! Indosat Gandeng F5, Satukan 300+ Model AI dalam Satu Platform
Teknologi

Perang Bisnis AI Makin Panas! Indosat Gandeng F5, Satukan 300+ Model AI dalam Satu Platform

by Wahyu
Jumat, 9 Oktober 2026
8
Samsung dan Telkom Satukan Kekuatan! Perang Solusi Digital Enterprise di Indonesia Makin Panas
Teknologi

Samsung dan Telkom Satukan Kekuatan! Perang Solusi Digital Enterprise di Indonesia Makin Panas

by Wahyu
Jumat, 9 Oktober 2026
8

RECOMMENDED

Wuling Tantang Tren Modifikasi Otomotif! Mobil Listrik Disulap Jadi Lebih Gahar, Promo hingga Rp5 Juta Menanti

Wuling Tantang Tren Modifikasi Otomotif! Mobil Listrik Disulap Jadi Lebih Gahar, Promo hingga Rp5 Juta Menanti

9 Oktober 2026
8
Perang Bisnis AI Makin Panas! Indosat Gandeng F5, Satukan 300+ Model AI dalam Satu Platform

Perang Bisnis AI Makin Panas! Indosat Gandeng F5, Satukan 300+ Model AI dalam Satu Platform

9 Oktober 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM