MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik

Syamhudi by Syamhudi
Kamis, 24 September 2026
in Teknologi
Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik
2
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Tekanan terhadap perusahaan di Asia Pasifik untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) semakin besar. Namun, di tengah percepatan adopsi generative AI dan agentic AI, perusahaan juga dituntut memastikan data tetap aman, terkendali, dan memenuhi aturan privasi serta compliance.

Kondisi ini membuat konsep sovereign AI kian penting. Cloudera mengungkapkan, hampir 92% perusahaan di Asia Pasifik terpaksa menunda atau membatalkan proyek AI akibat kendala tata kelola data dan compliance. Sementara itu, 63% perusahaan memilih mengembalikan workload AI ke private cloud atau lingkungan on-premises demi mendapatkan kendali lebih besar atas data.

Di tengah tantangan tersebut, Cloudera dinobatkan sebagai Leader dalam IDC MarketScape: Asia/Pacific Sovereign AI Platform 2026 Vendor Assessment.

Pengakuan tersebut mencerminkan kapabilitas Cloudera dalam membantu organisasi mengakses, mengelola, dan menerapkan sovereign AI workload di berbagai lingkungan data, mulai dari private cloud, hybrid, edge, hingga lingkungan terisolasi atau air-gapped.

Menggabungkan AI dan Kendali Data

Melalui Cloudera Platform, perusahaan menghadirkan pendekatan Private AI yang dirancang untuk berbagai lingkungan. Platform ini menggabungkan pemrosesan data-in-motion, open data lakehouse, AI tooling kelas enterprise, serta unified data fabric dengan keamanan dan tata kelola terintegrasi.

Kapabilitas tersebut diperkuat teknologi seperti Apache Ranger untuk kontrol akses, Apache Atlas untuk data lineage, serta Cloudera Data Lineage untuk mengumpulkan metadata secara otomatis.

Hasilnya, perusahaan dapat memperoleh visibilitas hingga tingkat trace dari data sumber hingga model AI yang diterapkan. Pendekatan ini membantu organisasi memenuhi kebutuhan audit dan compliance yang semakin ketat.

Cloudera juga memungkinkan komputasi dilakukan langsung di lingkungan data yang dikelola, sehingga informasi sensitif tidak harus berpindah melintasi batas perusahaan.

Model AI dapat dibangun di satu lingkungan kemudian diterapkan ke lingkungan lain, termasuk pusat data air-gapped maupun perangkat edge seperti board Jetson, tanpa harus menulis ulang kode.

Arsitektur Terbuka Jadi Kunci

Cloudera mengandalkan arsitektur terbuka agar perusahaan dapat menjalankan workload data dan AI di berbagai lingkungan tanpa terikat pada satu vendor hardware maupun infrastruktur.

Ekosistem tersebut didukung kontribusi pada lebih dari 50 proyek open-source Apache, hampir 2.000 akun mitra aktif, serta layanan langsung di sembilan negara Asia Pasifik.

Cloudera juga memperluas kapabilitas sovereign AI melalui peluncuran Cloudera Anywhere Cloud, yang dirancang untuk menjalankan sovereign AI stack langsung di akun cloud milik pelanggan.

“Seiring organisasi-organisasi di Asia Pasifik mempercepat adopsi generative AI dan agentic AI, mempertahankan tata kelola dan sovereignty yang ketat terhadap data dan model lineage merupakan hal yang sangat krusial,” ujar Deepika Giri, VP, Asia/Pacific AI Platforms and Advisory di IDC.

Menurutnya, platform yang menawarkan kemampuan audit sekaligus fleksibilitas penerapan di lingkungan privat, hybrid, dan edge dapat memberikan kontrol yang dibutuhkan perusahaan di industri dengan regulasi ketat.

Sementara itu, Remus Lim, Senior Vice President, Asia Pacific and Japan di Cloudera, mengatakan perusahaan di kawasan tersebut kini mulai menggeser fokus dari sekadar mengadopsi AI menuju bagaimana teknologi tersebut menghasilkan outcome bisnis dengan tetap memenuhi standar tata kelola sovereign.

“Pengakuan kami sebagai Leader oleh IDC MarketScape menggarisbawahi dedikasi kami terhadap pasar Asia Pasifik,” ujar Lim.

Menurut dia, Cloudera ingin membekali organisasi dengan fleksibilitas untuk mentransfer data di berbagai lingkungan cloud, edge, dan on-premises tanpa mengorbankan kendali maupun compliance. * (Syam)

Post Views3 Views
Tags: Agentic AIclouderaGenerative AIIDC MarketScapesovereign AI workload

Related Posts

Data Tak Perlu Keluar Perusahaan, Cloudera dan Mistral Bawa AI Sovereign ke Enterprise
Teknologi

Data Tak Perlu Keluar Perusahaan, Cloudera dan Mistral Bawa AI Sovereign ke Enterprise

by Wahyu
Sabtu, 12 September 2026
44
Bisnis AI Metrodata Meledak hingga 171%, Agentic AI Disiapkan Jadi Mesin Uang Baru
Ekonomi

Bisnis AI Metrodata Meledak hingga 171%, Agentic AI Disiapkan Jadi Mesin Uang Baru

by Syamhudi
Senin, 7 September 2026
11

RECOMMENDED

Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik

Cloudera Jadi Leader IDC MarketScape, Sovereign AI Makin Diburu Enterprise Asia Pasifik

24 September 2026
2
Astra Otoparts Bawa 25 Perusahaan ke Automechanika Jakarta, Bidik Peluang Baru di Bisnis Aftermarket

Astra Otoparts Bawa 25 Perusahaan ke Automechanika Jakarta, Bidik Peluang Baru di Bisnis Aftermarket

24 September 2026
9

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    396 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM