Tangerang, Mediaprofesi.id – Perhelatan perdana Automechanika Jakarta 2026 menjadi momentum penting bagi PT Astra Otoparts Tbk untuk menunjukkan kekuatan bisnisnya di industri komponen dan aftermarket otomotif.
Digelar pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Astra Otoparts hadir dengan membawa 25 perusahaan dan unit bisnis dalam satu ekosistem terintegrasi.
Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman, mengatakan kehadiran perusahaan di ajang internasional tersebut tidak hanya ditujukan untuk memamerkan produk, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan peluang bisnis baru.
“Perjalanan Astra Otoparts dibangun bersama pelanggan, mitra, dan seluruh ekosistem,” ujar Yusak saat pembukaan booth Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026.
Menurutnya, momentum ini semakin istimewa karena Automechanika untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Sebelumnya, Astra Otoparts telah beberapa kali mengikuti ajang Automechanika di berbagai negara.

“Kami bangga bisa menjadi bagian dari momentum penting ini. Mudah-mudahan tidak hanya sebagai peserta pameran, tetapi juga dapat memfasilitasi lebih banyak kolaborasi dan potensi bisnis,” katanya.
Kehadiran Astra Otoparts juga mendapat dukungan pelanggan dari berbagai negara. Sejumlah customer dari Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab (UAE), Yaman, Djibouti, hingga South Sudan turut hadir dalam acara tersebut.
Momentum ini sekaligus bertepatan dengan 50 tahun perjalanan Astra Otoparts. Yusak menegaskan, usia setengah abad justru menjadi titik awal untuk menyiapkan fase pertumbuhan berikutnya.
“Buat Astra Otoparts, kita sedang menyiapkan 50 tahun kedua dan 50 tahun-50 tahun berikutnya,” ujarnya.
Di Hall 5 Booth 5C02, Astra Otoparts menghadirkan 25 perusahaan dalam Astra Otoparts Group bersama bisnis trading Astra Otoparts. Deretan perusahaan tersebut antara lain PT SKF Indonesia, PT Pakoakuina, PT GS Battery, PT Kayaba Indonesia, PT Evoluzione Tyres, PT Century Batteries Industries, PT Astra Komponen Indonesia, PT Velasto Indonesia, PT Akebono Brake Astra Indonesia, PT Denso Indonesia, PT Aisin Indonesia, PT Inti Ganda Perdana Group, hingga PT Gemala Kempa Daya.
Beragam produk dan teknologi dipamerkan, mulai dari komponen mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, baterai, ban, hingga komponen untuk kebutuhan original equipment manufacturer (OEM) dan replacement market.
Ekosistem tersebut juga diperkuat dengan kehadiran GS Astra Care, yang menawarkan layanan dan solusi bagi pengguna baterai GS Astra. Di area selasar pameran, Astra Otoparts turut menghadirkan Astra Otoshop dan Shop&Drive untuk memperkenalkan lebih dekat jaringan retail dan aftermarket.
Yusak menilai perubahan industri otomotif yang bergerak menuju elektrifikasi, digitalisasi, otomatisasi, dan konektivitas membuka peluang baru yang harus diantisipasi pelaku industri.
“Astra Otoparts berkomitmen terus memperkuat kapabilitas dan beradaptasi terhadap perubahan agar dapat memberikan solusi yang relevan bagi pelanggan di masa depan,” tegasnya.
Melalui Automechanika Jakarta 2026, Astra Otoparts ingin memperluas jejaring, memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mitra, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru di tengah transformasi industri otomotif global. * (Syam/Wah)





