Jakarta, Mediaprofesi.id – Persaingan keterampilan teknologi alat berat di tingkat dunia menjadi panggung bagi talenta muda Indonesia untuk membuktikan kemampuannya. PT United Tractors Tbk (UT) turun tangan mendukung Tegar Eka, wakil Indonesia yang berlaga pada bidang Heavy Equipment dalam WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Tiongkok, pada 22–27 September 2026.
Tegar merupakan mahasiswa Astra Tech sekaligus Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2023. Dalam kompetisi keterampilan tingkat internasional tersebut, ia didampingi Yohanes Acep, Expert dari UTSCHOOL, yang membantu selama rangkaian perlombaan.
Bagi UT, partisipasi ini menjadi keikutsertaan kedua perusahaan dalam WSC pada bidang Heavy Equipment, setelah sebelumnya terlibat dalam kompetisi yang berlangsung di Lyon, Prancis.
Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi internasional bukan hanya berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, dan mengukur kompetensi dengan peserta dari berbagai negara.
“Bagi kami, kompetisi seperti WorldSkills Competition bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi talenta muda Indonesia untuk belajar, mengasah kemampuan, dan menunjukkan bahwa mereka memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Dianwahyu.
Ia berharap pengalaman Tegar di Shanghai dapat menjadi bekal untuk terus berkembang sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan industri di Indonesia.
Sebelum bertolak mengikuti kompetisi, delegasi UT dilepas oleh Direktur UT, Ari Sutrisno dan Idot Supriadi. Sementara itu, pelepasan resmi kontingen Indonesia dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, sebagai bentuk dukungan bagi para peserta yang membawa nama Indonesia di panggung dunia.
Perkuat Kualitas SDM Industri

Dukungan UT terhadap WSC 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang teknologi alat berat.
Kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil menuntut penguasaan kompetensi yang terus berkembang. Melalui kesempatan berkompetisi di tingkat internasional, talenta muda Indonesia diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
UT pun terus mendorong pengembangan SDM agar mampu menjawab tantangan industri sekaligus mendukung keberlanjutan Indonesia.
Bagi Tegar, panggung WorldSkills Competition menjadi kesempatan untuk membawa kemampuan yang diasah di dalam negeri ke arena internasional. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi modal untuk ikut memperkuat kualitas tenaga ahli Indonesia di masa depan. * (Syam/Pra)





