Jakarta, Mediaprofesi.id – Mengelola lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara Asia tentu bukan pekerjaan sederhana. Seiring bisnis yang terus berkembang, Japfa kini mengambil langkah baru untuk menyederhanakan pengelolaan sumber daya manusia (HR) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Workday, Inc. (NASDAQ: WDAY).
Platform AI enterprise untuk HR, keuangan, dan teknologi informasi tersebut mendukung Japfa dalam mentransformasi model layanan HR agar lebih terintegrasi, efisien, dan mudah digunakan.
Melalui Workday, Japfa menghadirkan pengalaman karyawan yang lebih intuitif sekaligus meningkatkan visibilitas terhadap tenaga kerja di seluruh bisnis. Transformasi ini juga mencakup sentralisasi proses administrasi HR di berbagai unit bisnis Japfa di Indonesia melalui model shared services.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi pekerjaan manual dan menciptakan proses HR yang lebih konsisten, terutama di tengah perkembangan bisnis dan ekspansi perusahaan.
Japfa sendiri merupakan perusahaan agribisnis dan pangan terkemuka di Asia. Didirikan di Indonesia dan berkantor pusat di Singapura, perusahaan ini telah berkembang dari produsen pakan ternak menjadi perusahaan agribisnis dan pangan terintegrasi yang mencakup produksi pakan, pembibitan, peternakan komersial, hingga produk makanan konsumen.
Implementasi Workday Human Capital Management (HCM) di Indonesia berhasil diselesaikan hanya dalam waktu delapan bulan. Kehadiran platform ini memperkuat visibilitas, ketangkasan, dan konsistensi operasional HR Japfa.
Setelah sukses diterapkan di Indonesia, penggunaan Workday akan diperluas ke lima pasar Asia lainnya, yakni Singapura, Vietnam, Bangladesh, Myanmar, dan India.
Dengan dukungan solusi seperti Workforce Planning, Workday Talent Optimization, dan Workday Compensation, tim HR dan para manajer Japfa dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai data tenaga kerja.
Mulai dari jumlah karyawan, biaya, hingga struktur tim dapat dipantau dengan lebih baik. Hal ini memungkinkan perusahaan mengembangkan dan menempatkan talenta secara lebih efektif, mengalokasikan sumber daya dengan lebih optimal, serta mengambil keputusan berdasarkan data yang lebih akurat.
Jasper Tan, Head of HR, Japfa Pte Ltd, mengatakan kolaborasi dengan Workday menjadi bagian dari upaya Japfa dalam mendukung pertumbuhan bisnis di tingkat internasional.
“Kolaborasi dengan Workday mendukung Japfa dalam meningkatkan pengembangan talenta, mengoptimalkan penganggaran dan alokasi biaya, serta melakukan ekspansi secara efisien seiring pertumbuhan bisnis di skala internasional,” ujar Jasper.
Sementara itu, Jess O’Reilly, General Manager of ASEAN Workday, menilai kebutuhan akan sistem HR yang terintegrasi semakin penting bagi organisasi dengan skala bisnis yang terus berkembang.
Menurutnya, Workday membantu menyederhanakan proses HR, memperkuat perencanaan tenaga kerja, serta memberikan visibilitas yang lebih besar bagi tim HR dan manajer dalam mengelola talenta.
Dengan transformasi ini, Japfa berharap dapat menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja dengan perkembangan bisnis, sekaligus membangun pengalaman karyawan yang lebih konsisten di seluruh operasionalnya di Asia. * (Syam/Pra)





