MediaProfesi.id
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Sosialita
  • Gaya Hidup
  • Video
Jumat, 30 Oktober 2026
No Result
View All Result
MediaProfesi.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

IHSG Sudah Dekat Titik Balik? Samuel Sekuritas Melihat Peluang Rebound

Pratama by Pratama
Jumat, 4 September 2026
in Ekonomi
IHSG Sudah Dekat Titik Balik? Samuel Sekuritas Melihat Peluang Rebound
28
VIEWS

Jakarta, Mediaprofesi.id – Setelah berbulan-bulan berada di bawah tekanan, pertanyaan besar kini membayangi pasar saham Indonesia: apakah IHSG sudah mendekati titik balik?

PT Samuel Sekuritas Indonesia melihat peluang pemulihan mulai terbuka. Namun, rebound tidak akan datang begitu saja. Ada dua kunci yang harus bergerak ke arah yang tepat, yakni nilai tukar rupiah dan suku bunga.

Pandangan tersebut mengemuka dalam Media Connect yang digelar PT Samuel Sekuritas Indonesia. Forum ini membahas perkembangan pasar modal, kondisi makroekonomi, hingga perubahan lanskap aset digital yang kini semakin dipengaruhi faktor makro dan arus dana ETF.

Managing Director PT Samuel Tumbuh Bersama, Tae Yong Shim, mengatakan investor saat ini masih menunggu kepastian mengenai waktu pemulihan IHSG.

Menurutnya, sejarah menunjukkan IHSG beberapa kali mampu bangkit dengan pola V-shaped recovery setelah mengalami tekanan tajam. Namun, pola pemulihan tersebut membutuhkan kondisi makro yang mendukung.

“Pertanyaan utama investor saat ini adalah kapan IHSG bisa kembali rebound. Jika melihat sejarah, IHSG beberapa kali menunjukkan pemulihan berbentuk V setelah mengalami penurunan tajam,” ujar Shim.

Samuel Tumbuh Bersama menyoroti USD/IDR dan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun sebagai dua indikator utama. Pelemahan rupiah dan kenaikan yield cenderung menjadi beban bagi pasar saham. Sebaliknya, stabilisasi keduanya dapat menjadi pemicu perubahan sentimen.

Shim memperkirakan tekanan terhadap rupiah telah melewati fase terburuknya pada semester pertama 2026. USD/IDR sempat menyentuh Rp18.187 per dolar AS pada 8 Juni 2026, sebelum bergerak lebih stabil.

Jika tekanan rupiah terus mereda, ruang bagi kebijakan suku bunga yang lebih longgar juga berpotensi semakin terbuka.

“Jika pelemahan rupiah sudah melewati titik terburuknya, maka alasan untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi juga semakin lemah. Ini penting bagi pasar,” kata Shim.

Faktor lain yang membuat Samuel melihat peluang pemulihan adalah besarnya likuiditas domestik. Uang beredar M2 tercatat Rp10.371 triliun atau tumbuh 8% secara tahunan. Jumlah investor pasar modal juga telah melampaui 30 juta.

Ketika kepercayaan investor mulai pulih, dana yang selama ini berada di posisi menunggu berpotensi kembali masuk ke pasar saham.

Arus asing pun mulai menunjukkan tanda perubahan. Sejak Juni 2026, investor asing kembali membeli saham dan obligasi Indonesia. Pelemahan dolar AS dinilai dapat mendorong rotasi dana ke emerging market, termasuk Indonesia.

Dari sisi valuasi, IHSG juga mulai terlihat murah. Trailing P/E berada di sekitar 14,2 kali, mendekati level terendah 10 tahun sebesar 12,5 kali dan jauh di bawah rata-rata 10 tahun yang mencapai 20,6 kali.

“Dengan rupiah yang lebih stabil, ekspektasi suku bunga yang mereda, likuiditas domestik yang besar, dan asing mulai kembali masuk, kami melihat peluang pemulihan pasar semakin terbuka,” ujar Shim.

Samuel Tumbuh Bersama pun merekomendasikan investor mulai mengurangi porsi kas dan kembali menyeimbangkan portofolio ke aset berisiko. Alokasi yang direkomendasikan terdiri atas saham 40%, fixed income 40%, kripto 10%, emas 5%, dan kas 5%.

Sementara di pasar aset digital, Samuel Kripto Indonesia melihat reli Agustus 2026 bukan sekadar kenaikan harga biasa. Bitcoin melonjak dari sekitar US$62.800 menjadi US$78.600 atau naik 25,1%, seiring arus masuk Bitcoin ETF yang mencapai sekitar US$3,5 miliar.

Samuel Kripto menilai pasar kini memasuki fase repricing, di mana investor mulai lebih selektif dan membedakan aset berdasarkan utilitas, aktivitas ekonomi, serta kemampuan menciptakan nilai.

September menjadi ujian berikutnya. Data tenaga kerja AS, buyback Treasury, rilis inflasi PPI dan CPI, hingga keputusan FOMC pada 15–16 September 2026 akan menjadi penentu arah pasar.

Bagi investor, pertaruhannya kini semakin jelas: apakah sinyal yang mulai muncul benar-benar menjadi awal rebound, atau pasar masih harus melewati satu babak tekanan sebelum menemukan titik balik?Kalau Bro ingin, saya juga bisa buatkan , dengan versi yang lebih agresif lagi ala headline CNBC Indonesia/Bloomberg-style dan fokus pada angle “IHSG murah, asing mulai masuk, apakah ini saatnya buy?” * (Syam/Pra)

Post Views143 Views
Tags: BIBitcoinDana AsingIHSGOJKPasar SahamReboundSamuel SekuritasSuku Bunga

Related Posts

Rupiah Tembus Rp18.100, IHSG Kembali Tertekan, Mirae Asset Waspadai Likuiditas dan Margin Bank
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp18.100, IHSG Kembali Tertekan, Mirae Asset Waspadai Likuiditas dan Margin Bank

by Pratama
Rabu, 28 Oktober 2026
10
Rupiah Ambruk, Asing Lepas Saham Lebih dari Rp2 Triliun, Pemulihan IHSG Kian Terancam
Ekonomi

Rupiah Ambruk, Asing Lepas Saham Lebih dari Rp2 Triliun, Pemulihan IHSG Kian Terancam

by Wahyu
Selasa, 27 Oktober 2026
12

RECOMMENDED

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

nubia dan SMARTFREN Gaspol Gempur Pasar 5G, Smartphone A77 5G Dibundel Internet Unlimited

30 Oktober 2026
6
Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

Hytera Kawal 37.000 Pelari Jakarta Running Festival, Teknologi Radio Jadi Senjata Jaga Koordinasi dan Keselamatan

30 Oktober 2026
8

MOST VIEWED

  • Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    Biaya Haji Musim 2023 Diusulkan Naik Menjadi Rp69 Juta per Jemaah Haji, Ini Alasan Menag

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Dokter Phedy Memiliki Keahlian Menangani Berbagai Masalah Tulang Belakang

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mengawali Tahun 2023, Sharp Luncurkan LED TV Aquos IIOTO Series Terbaru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kementerian Agama Buka Seleksi Petugas Haji 2023, Syarat Utama Wajib Penguasaan IT

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
MediaProfesi.id

MediaProfesi menyediakan berita aktual

CATEGORY

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Profil
  • Sosialita
  • Teknologi
  • Contact
  • Media Partner

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM

No Result
View All Result
  • Fokus Utama
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Profil
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Sosialita

Copyright © 2025 MediaProfesi.id - Design & Developed by XUANTUM